Kekerasan Antarsesama Jauh dari Budaya Bangsa

Rabu, 08 Juni 2022 - 07:43 WIB
loading...
Kekerasan Antarsesama...
Sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai penghormatan dan persaudaraan, kekerasan demi kekerasan tidak bisa dibenarkan. (Wawan Bastian/KORAN SINDO)
A A A
RENTETAN kasus pengeroyokan seperti yang terakhir terjadi di Jakarta dan Yogyakarta membuat banyak pihak prihatin. Apapun faktor yang melatarbelakanginya, kekerasan itu tidak bisa dibenarkan. Dan yang lebih membuat kita mengelus dada, tindakan kekerasan itu begitu mudah meletup.

Kekerasan itu pun bukan dipicu persoalan kuat seperti ada ancaman terkoyaknya harga diri, pertahanan atau persatuan bangsa. Pengeroyokan justru seringkali hanya disulut masalah sepele, seperti senggolan kendaraan di jalan, persoalan rebutan perempuan, saling tatap pandang atau ketegangan di klub malam. Bahkan Januari 2022 lalu, akibat ribut-ribut di sebuah klub malam di Papua Barat, sedikitnya 18 orang pengunjung dan pegawai klub harus kehilangan nyawa.

Ini membuat keprihatinan mendalam lantaran orang mudah marah hingga nyawa seolah menjadi murah. Yang membuat lebih miris, seringkali justru pelaku sejumlah kasus kekerasan itu adalah orang-orang yang dididik untuk menegakkan hukum. Kasus di Yogyakarta yang menimpa Bryan Yoga Kusuma dengan melibatkan dua polisi misalnya menjadi salah satu bukti bahwa pendidikan panjang, gelar berikut pangkat tinggi tidak menjamin terhadap tingginya kesadaran mereka dalam menjalankan hukum.

Sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai penghormatan dan persaudaraan, kekerasan demi kekerasan itu jelas tidak bisa dibenarkan. Bangsa Indonesia telah lama menanamkan prinsip-prinsip dasar guna menyelesaikan setiap perbedaan maupun ketegangan seperti dengan jalan musyawarah sebagaimana yang termaktub dalam sila keempat Pancasila. Tentu di luar jalur ini, banyak solusi lain yang telah diajarkan dan ditawarkan para leluhur bangsa guna meredakan setiap ada konflik.

Maraknya kasus kekerasan antarsesama ini jelas menuntut kita sebagai penerus generasi bangsa berkaca. Kenapa begitu mudah generasi sekarang bertikai bahkan harus ada yang terlukai atau kehilangan nyawanya? Faktor apa yang membuat mereka cepat bertindak melakukan kekerasan? Apakah nilai-nilai luhur yang dianut bangsa ini memang sudah tidak relevan lagi dan perlu ditata ulang?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bareskrim Ungkap Modus...
Bareskrim Ungkap Modus Phishing Tools yang Bikin Kerugian Global Rp350 Miliar
Bareskrim Polri Sita...
Bareskrim Polri Sita 23 Ton Bawang dan Cabai Impor Ilegal di Pontianak
Usai Diperiksa Bareskrim,...
Usai Diperiksa Bareskrim, Eks Direktur PT DSI Langsung Ditahan
Tutup Exit Tol Rawa...
Tutup Exit Tol Rawa Buaya Jakbar, 6 Pak Ogah Ditangkap
Sepanjang 2025 Bareskrim...
Sepanjang 2025 Bareskrim Tangani 325.345 Kasus, Crime Clearance 76%
Wamen P2MI Pastikan...
Wamen P2MI Pastikan Kondisi WNI Korban Ekploitasi di Kamboja Dalam Kondisi Aman
Sadis! Perempuan Dibunuh...
Sadis! Perempuan Dibunuh dan Dibakar Mantan Pacar, Jasadnya Dibuang ke Sungai Enim
Tragis, Balita 2 Tahun...
Tragis, Balita 2 Tahun Tewas dengan Luka Tusukan di Bekasi
Warga Negara Korsel...
Warga Negara Korsel Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Bekasi, Diduga Dibunuh
Rekomendasi
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
Berita Terkini
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved