Panglima TNI Minta Kenaikan Anggaran Rp32 T, Jenderal Andika Targetkan MEF 2024 Tercapai

Senin, 06 Juni 2022 - 20:23 WIB
loading...
Panglima TNI Minta Kenaikan...
Dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi I DPR, Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa meminta kenaikan anggaran untuk tahun 2023 sebesar Rp32 triliun. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi I DPR, Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa meminta kenaikan anggaran untuk tahun 2023 sebesar Rp32 triliun, dari pagu indikatif yang diberikan Menteri Keuangan (Menkeu) untuk tahun 2023 sebesar Rp103 triliun.

Baca juga: Panglima TNI Ungkap Capaian MEF, Angkatan Darat Paling Tinggi

"Intinya tadi kita membahas tentang realisasi anggaran 2021 untuk TNI berarti Mabes TNI, TNI AD, TNI AU, TNI AL, dari Rp 108 triliun pagu anggaran, yang terserap memang hanya 98,8 (persen). Nah, kemudian untuk pagu indikatif 2023, kebetulan kita ada penurunan sehingga pagu indikatifnya hanya Rp103 triliun," kata Jenderal Andika kepada wartawan seusai Raker tertutup di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (6/6/2022).

"Di luar itu kita juga mengusulkan kebutuhan tambahan anggaran untuk 2023, untuk TNI itu kita usulannya sejumlah Rp32 triliun. Itulah kira-kira yang dibahas," sambungnya.



Menurut Andika, semua usulan tambahan dari TNI sudah disetujui oleh Komisi I DPR. Namun, Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang lebih cocok untuk menyampaikan perihal ini.

"Sudah. Semuanya. Tadi sudah disetujui (penambahan). Iya, itu (tambahan anggaran) untuk TNI, tetapi ada Kemhan yang nanti Pak Wamenhan yang bilang," jelas Andika.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini menjelaskan, karena Kemhan/TNI sudah melakukan perencanaan, masih ada kekurangan. Sehingga, pihaknya mengajukan penambahan alokasi anggaran.

"Dari rencana kebutuhan sebetulnya yang bisa dialokasikan ke dalam pagu indikatif sekitar 30%. Jadi, memang masih kurang banyak. Karena itu, kami berusaha, siapa tahu masih ada ruang untuk penambahan anggaran. Ini yang pokok lah. Yang paling penting," terangnya.

Yang pasti, Andika akan berupaya semaksimal mungkin agar anggaran tersebut akan terserap 100% untuk tahun 2023. "Kami akan semaksimal mungkin, ya, kalau bisa 10%. Kan, gitu," ungkapnya.

Terkait target Minimum Essential Force (MEF), Andika menjelaskan, target MEF pada akhir 2024 adalah 70%. Sehingga, pihaknya berupaya akan meningkatkan pencapaian di setiap tahunnya.

"Ya kalau MEF itu targetnya di akhir 2024 itu 70% dari MEF. Jadi sekarang ini memang dalam rangka tahun per tahunnya kita berusaha untuk meningkatkan yang memang start-nya kita kan 62% di akhir 2019," tegasnya.

Soal berapa capaiannya hari ini, Andika mengaku, pihaknya belum menghitung secara akurat tetapi pihaknya berharap sudah melebihi dari kondisi awal sekitar 62% menuju ke 70%.

Dan apakah optimistis tercapai, menurut Andika, tergantung dari kondisi keuangan negara dan pihaknya sangat menyadari. Karena memang situasi semakin berat dengan adanya beberapa variabel yang terjadi di eksternal.

"Bukan hanya internal sehingga mau enggak mau kan kondisi keuangan negara juga pasti terpengaruh. Jadi kita yang penting berusaha, tercapai atau tidak ya berusaha yang terbaik," ungkap Andika.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
2 Peserta Latsarmil...
2 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan: Bakal Dievaluasi Menyeluruh
Setujui Usulan Tambahan...
Setujui Usulan Tambahan Anggaran Kemhan Rp195 Triliun, Komisi I Bakal Diteruskan ke Banggar
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Republikorp-Barzan Holdings...
Republikorp-Barzan Holdings Kerja Sama Pertahanan mulai Senjata hingga Kapal Selam Mini
Daftar Negara Asia Tenggara...
Daftar Negara Asia Tenggara yang Jadi Koridor Udara Militer AS, Indonesia Kini Jadi Sorotan
2 Brigjen dan 1 Kolonel...
2 Brigjen dan 1 Kolonel Digeser Jadi Danrem pada Mutasi Maret 2026, Ada Kasdivif 1 Kostrad
Cek Kesiapan Arus Mudik...
Cek Kesiapan Arus Mudik Pelabuhan Merak, Kapolri, Panglima TNI, hingga Menko PMK Patroli Naik Heli
Rekomendasi
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Berita Terkini
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Infografis
Profil Gatot Nurmantyo,...
Profil Gatot Nurmantyo, Mantan Panglima TNI yang Masuk Bursa Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved