Kisah Jenderal Oerip Soemohardjo, Sosok Panglima TNI Pertama yang Ganti Nama Setelah Jatuh dari Pohon Kemiri

Jum'at, 17 Mei 2024 - 06:03 WIB
loading...
Kisah Jenderal Oerip...
Jenderal TNI Oerip Soemohardjo merupakan salah seorang tokoh militer Indonesia yang diperhitungkan di Tanah Air. Foto/Tangkapan layar Buku Oerip Soemohardjo
A A A
JAKARTA - Jenderal TNI Oerip Soemohardjo merupakan salah seorang tokoh militer Indonesia yang diperhitungkan di Tanah Air. Rekam jejaknya yang mumpuni di militer mengantarkannya dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.

Malang melintang di militer pada masa revolusi nasional dengan menduduki jabatan Kepala Staf Tentara Keamanan Rakyat ke-1 atau Panglima TNI untuk saat ini, Oerip menyimpan kisah unik dalam pemilihan namanya. Hal itu terjadi setelah Oerip terjatuh dari pohon kemiri.

Baca juga: 5 Fakta Mantan Danjen Kopassus Yogie S Memet, Jenderal Religius dengan Banyak Jabatan Strategis

Dikutip dari situs Pusat Sejarah TNI, Jumat (17/5/2024), Oerip Soemohardjo terlahir dengan nama Muhammad Sidik. Dia lahir di Sindurjan, Purworejo pada 22 Februari 1893.

Karena kenakalan atau lebih tepatnya disebut keberaniannya, pada suatu hari Sidik terjatuh dari pohon kemiri. Beberapa jam lamanya tidak sadarkan diri. Berita ini sangat mencemaskan kakeknya Tumenggung Wijayakusuma.

Sang kakek lalu mengirimkan utusan ke Purworejo. Memberitahukan kepada orang tua Sidik, agar nama anak itu diganti dengan Oerip dengan harapan akan hidup terus.

Menurut kepercayaan sebagian orang Indonesia, bila seorang anak sangat nakal atau sering sakit-sakitan, maka nama anak harus diganti dengan nama lain. Ketika itu Muhammad Sidik sudah duduk di H.I.S (Hollandsch Inlandsche School–Sekolah Dasar).

Perubahan nama tersebut ternyata tidak mengubah perilakunya. Ia tetap Sidik yang dulu walaupun dengan nama baru. Oerip menjadi pemimpin dari gerombolan anak-anak di Sindurejan.

Ia menentukan apa yang harus dilakukan oleh kawan-kawannya. Oerip akan berdiri di barisan paling depan untuk melindungi mereka, kalau diganggu oleh gerombolan anak-anak lainnya.

Ketika suatu kali di Purworejo diadakan pertunjukan sirkus, Oerip memimpin kawan-kawan memanjat pohon yang tumbuh dekat tempat pertunjukan itu. Dengan demikian, anak-anak kecil itu dapat menonton dengan tak usah membayar.

Dikisahkan, ayah Oerip mempunyai beberapa ekor kerbau. Oerip senang sekali menggiring kerbau-kerbau itu di jalan-jalan di dalam kota. Ia dengan bangga duduk di atas punggung seekor kerbau besar.

Perbuatannya itu menyebabkan lalu lintas terhalang, bahkan suatu kali kendaraan Bupati Purworejo terpaksa berhenti. Akibatnya ayah Oerip dipanggil ke kabupaten dan mantri guru itu berjanji akan melarang anaknya melakukan pekerjaan yang tidak baik itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Jabat Wakil Kepala BGN,...
Jabat Wakil Kepala BGN, Mayjen Trenggono Ajukan Pensiun Dini dari TNI
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Rekomendasi
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
Berita Terkini
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Infografis
Profil Gatot Nurmantyo,...
Profil Gatot Nurmantyo, Mantan Panglima TNI yang Masuk Bursa Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved