Wapres Apresiasi Lembaga Masyarakat Adat Tanah Papua Jaga Keutuhan NKRI
Selasa, 31 Mei 2022 - 17:27 WIB
loading...
Wapres KH. Ma’ruf Amin mengapresiasi Lembaga Masyarakat Adat Tanah Papua yang turut menjaga keutuhan NKRI. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) KH. Ma’ruf Amin mengapresiasi Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Tanah Papua yang turut menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Hal ini diungkapkan Wapres saat menerima Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Tanah Papua secara virtual di Kediaman Resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta Pusat siang ini, Selasa (31/5/2022).
Wapres mengapresiasi LMA Tanah Papua yang telah menginisiasi Musyawarah LMA se-Tanah Papua dan Deklarasi Papua Damai dalam kerangka mendukung kebijakan otonomi khusus dan pemekaran wilayah Papua. “Penghargaan saya sampaikan kepada para tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Adat Provinsi Papua yang telah membantu menjaga keutuhan NKRI,” katanya.
Baca juga: Jika RUU Disahkan, Daerah Otonomi Baru di Papua Bisa Ikut Pemilu 2024
Pada saat pertemuan tersebut, hadir Ketua LMA Provinsi Papua Lenis Kogoya memaparkan hasil keputusan Musyawarah LMA se-Tanah Papua sebagai aspirasi para tokoh adat, tokoh intelektual, dan tokoh perempuan di Papua bagi percepatan pembangunan kesejahteraan di Tanah Papua.
Wapres menegaskan, kuatnya komitmen pemerintah untuk menyejahterakan Tanah Papua melalui beragam regulasi kebijakan afirmasi, seperti peningkatan dana otonomi khusus dan kebijakan pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) di wilayah Papua, serta memberikan pemihakan pada Orang Asli Papua (OAP) yang mewakili masyarakat adat untuk menjadi anggota DPRP/DPRK tanpa melalui pemilihan umum dengan kuota 25%.
Baca juga: Temui Presiden Jokowi, Majelis Rakyat Papua Butuh Kepastian soal DOB
Hal ini diungkapkan Wapres saat menerima Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Tanah Papua secara virtual di Kediaman Resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta Pusat siang ini, Selasa (31/5/2022).
Wapres mengapresiasi LMA Tanah Papua yang telah menginisiasi Musyawarah LMA se-Tanah Papua dan Deklarasi Papua Damai dalam kerangka mendukung kebijakan otonomi khusus dan pemekaran wilayah Papua. “Penghargaan saya sampaikan kepada para tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Adat Provinsi Papua yang telah membantu menjaga keutuhan NKRI,” katanya.
Baca juga: Jika RUU Disahkan, Daerah Otonomi Baru di Papua Bisa Ikut Pemilu 2024
Pada saat pertemuan tersebut, hadir Ketua LMA Provinsi Papua Lenis Kogoya memaparkan hasil keputusan Musyawarah LMA se-Tanah Papua sebagai aspirasi para tokoh adat, tokoh intelektual, dan tokoh perempuan di Papua bagi percepatan pembangunan kesejahteraan di Tanah Papua.
Wapres menegaskan, kuatnya komitmen pemerintah untuk menyejahterakan Tanah Papua melalui beragam regulasi kebijakan afirmasi, seperti peningkatan dana otonomi khusus dan kebijakan pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) di wilayah Papua, serta memberikan pemihakan pada Orang Asli Papua (OAP) yang mewakili masyarakat adat untuk menjadi anggota DPRP/DPRK tanpa melalui pemilihan umum dengan kuota 25%.
Baca juga: Temui Presiden Jokowi, Majelis Rakyat Papua Butuh Kepastian soal DOB
Lihat Juga :