Penuhi Kebutuhan Nasional, Kapasitas Produksi Alat Tes PCR Ditingkatkan
Senin, 22 Juni 2020 - 21:02 WIB
loading...
Pemerintah bersiap meningkatkan produksi alat tes PCR untuk mendiagnosis virus Corona yang telah diproduksi sebanyak 50 ribu per minggunya oleh BUMN Bio Farma. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah bersiap meningkatkan produksi alat tes polymerase chain reaction (PCR) untuk mendiagnosis virus Corona (Covid-19). Saat ini, alat tes tersebut telah diproduksi dengan kapasitas sebanyak 50 ribu per minggunya oleh BUMN Bio Farma.
(Baca juga: Update Corona 22 Juni 2020: 46.845 Positif, 18.735 Sembuh, dan 2.500 Meninggal)
"Polymerase chain reaction itu sebetulnya sudah bisa diproduksi mandiri di Indonesia. Kemarin saya berkunjung ke Bio Farma itu di sana sudah bisa memproduksi 50 ribu per minggu," ujar Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (22/6/2020).
(Baca juga: Rapid Test Berbayar, Ombudsman Curiga Ada Upaya Cari Keuntungan Pribadi)
Muhadjir mengatakan bahwa apabila kapasitas produksi tersebut ditingkatkan menjadi maka kebutuhan dalam negeri dapat dipenuhi. Dimana diperkirakan kapasitas produksi harus mencapai 2 juta per bulan.
(Baca juga: Update Corona 22 Juni 2020: 46.845 Positif, 18.735 Sembuh, dan 2.500 Meninggal)
"Polymerase chain reaction itu sebetulnya sudah bisa diproduksi mandiri di Indonesia. Kemarin saya berkunjung ke Bio Farma itu di sana sudah bisa memproduksi 50 ribu per minggu," ujar Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (22/6/2020).
(Baca juga: Rapid Test Berbayar, Ombudsman Curiga Ada Upaya Cari Keuntungan Pribadi)
Muhadjir mengatakan bahwa apabila kapasitas produksi tersebut ditingkatkan menjadi maka kebutuhan dalam negeri dapat dipenuhi. Dimana diperkirakan kapasitas produksi harus mencapai 2 juta per bulan.
Lihat Juga :