Berlatar Belakang Profesional, Erick Thohir Sukses Capai Target Presiden di BUMN
Minggu, 15 Mei 2022 - 13:20 WIB
loading...
A
A
A
Meski demikian seluruh menteri yang duduk di kabinet baik itu yang berasal dari parpol maupun teknokrat harus bekerja profesional. Mereka semua harus menunjukan keahlian, kepiawain dan profesionalisme dalam bekerja agar tujuan dan janji presiden dalam kampanye dapat tercapai. Sehingga beban menteri dari parpol maupun teknokrat sama.
Baca juga: Silaturahmi dengan Relawan, Erick Dapat Dukungan Jadi Presiden 2024
"Ketika ada masyarakat yang menganggap menteri yang memiliki prestasi baik dan dianggap sebagai cari panggung untuk maju sebagai capres dan cawapres itu tak bisa dihindari. Apa lagi di era reformasi kebebsan berpendapat seperti saat ini. Namun yang terpenting saat ini adalah menteri harus bekerja dengan baik dan dapat menunjukan prestasi," kata Poppy.
Poppy meminta agar masyarakat dituntut cerdas melihat prestasi menteri yang duduk di kabibnet. Untuk menilai prestasi menteri tak sekadar dari media sosial. Prestasi harus diukur menggunakan parameter yang jelas.
Parameter tersebut adalah target dan capaian kinerja yang diinginkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap kementrian. Baik kementrian lembaga yang dipimpin menteri dari teknokrat maupun politik. "Sehingga parameter penilaian menteri berprestasi harus diambil dari target dan capaian yang diinginkan presiden. Dengan parameter kinerja menteri berdasarkan data maka tak mudah bagi orang berdebat," papar Poppy.
Baca juga: Silaturahmi dengan Relawan, Erick Dapat Dukungan Jadi Presiden 2024
"Ketika ada masyarakat yang menganggap menteri yang memiliki prestasi baik dan dianggap sebagai cari panggung untuk maju sebagai capres dan cawapres itu tak bisa dihindari. Apa lagi di era reformasi kebebsan berpendapat seperti saat ini. Namun yang terpenting saat ini adalah menteri harus bekerja dengan baik dan dapat menunjukan prestasi," kata Poppy.
Poppy meminta agar masyarakat dituntut cerdas melihat prestasi menteri yang duduk di kabibnet. Untuk menilai prestasi menteri tak sekadar dari media sosial. Prestasi harus diukur menggunakan parameter yang jelas.
Parameter tersebut adalah target dan capaian kinerja yang diinginkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap kementrian. Baik kementrian lembaga yang dipimpin menteri dari teknokrat maupun politik. "Sehingga parameter penilaian menteri berprestasi harus diambil dari target dan capaian yang diinginkan presiden. Dengan parameter kinerja menteri berdasarkan data maka tak mudah bagi orang berdebat," papar Poppy.