Doli Kurnia Sebut Pilkada Langsung Medan Seleksi Kepemimpinan Nasional

Sabtu, 20 Juni 2020 - 21:54 WIB
loading...
Doli Kurnia Sebut Pilkada...
Politisi Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengatakan pilkada langsung membuat sirkulasi antara elit nasional dan daerah berjalan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Perdebatan efektivitas pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung selalu muncul ketika ada kepala daerah yang bermasalah. Salah satu yang disorot adalah kapabilitas kepala daerah, entah gubernur, bupati, atau wali kota, terpilih.

Politisi Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengatakan pilkada langsung membuat sirkulasi antara elit nasional dan daerah berjalan. Terbukti ada elite politik yang karirnya di Jakarta bisa menjadi kepala daerah, salah satunya, Gubernur Jawa Tengah. (Baca juga: Pilkada untuk Mencari Sosok yang Bisa Memimpin di Masa Krisis)

Sebaliknya, ada juga elit lokal yang merangkak karirnya ke pusat. Ini terjadi pada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengawali karir sebagai Wali Kota Solo. Jokowi kemudian memenangi pertarungan pemilihan gubernur DKI Jakarta. Hingga akhirnya mendudukin kursi RI-1.

“Terjadi proses pematangan di pilkada langsung. Terjadi seleksi kepemimpinan di level nasional, contoh paling fenomenal Jokowi. Jokowi yang mengikuti proses politik demokrasi dari bawah, pernah jadi wali kota, gubernur, dan presiden,” ujarnya dalam diskusi daring dengan tema Mengapa Kita Butuh Kepala Daerah, Sabtu (20/6/2020). (Baca juga: Pilkada Diprediksi Jadi Ajang Menawarkan Solusi Penanganan COVID-19)

Ketua Komisi II DPR Itu mengatakan secara sadar pilkada langsung telah berkontribusi terhadap perkembangan politik dan demokrasi Indonesia. Lulusan Universitas Padjajaran itu menuturkan banyak kepala daerah yang bagus dalam memimpin daerahnya. “Bahwa ada beberapa, misalnya kasus atau tidak cukup kemampuan dan gagal memimpin itu secara otomatis akan terseleksi. Tidak selamanya incumben terpilih berturut-turut,” ucapnya.

Dia mengaku tidak mudah mengukur kesuksesan seorang gubernur, bupati, atau wali kota. Ini membutuhkan suatu parameter yang disepakati bersama. Doli mengakui ada kepala daerah yang lebih unggul dibandingkan yang lain. “Overall dengan adanya proses yang dilakukan partai politik, membuka ruang kepada calon independen, kita sekarang diberikan pilihan yang banyak,” katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Jelang Armuzna, DPR...
Jelang Armuzna, DPR Ingatkan Pemerintah soal Layanan Konsumsi dan Transportasi
Fahd Arafiq Restui Tajudin...
Fahd Arafiq Restui Tajudin Tabri Pimpin Golkar Depok, Target 11 Kursi
Rekomendasi
Jaga Distribusi Energi,...
Jaga Distribusi Energi, Elnusa Petrofin Beri Apresiasi Awak Mobil Tangki
Harga BBM dan LPG Subsidi...
Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Seperti Pertamax, Bahlil: Itu Perintah Presiden
Sooyoung SNSD dan Jung...
Sooyoung SNSD dan Jung Kyung-ho Putus setelah 14 Tahun Pacaran
Berita Terkini
Kapolri: Banyak Pejabat...
Kapolri: Banyak Pejabat Kirim WA Minta Titipan Lolos Akpol
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar PPP, Saksi Tergugat Dinilai Tidak Konsisten
Hasil Survei: Publik...
Hasil Survei: Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran, Dukung Program MBG dan KDKMP
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Hakim Ingatkan Tersangka...
Hakim Ingatkan Tersangka Bea Cukai Tak Berdusta: Di Akhirat Nanti Masuk Neraka
Tersangka Kasus Bea...
Tersangka Kasus Bea Cukai Gunakan 'Dana Operasional' untuk Beli iPhone Istri
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved