Mahfud MD Akui Perbaiki Kinerja Penegakan Hukum Tak Mudah, Ini Alasannya
Kamis, 28 April 2022 - 16:41 WIB
loading...
Menko Polhukam Mahfud MD mengakui bahwa tidak mudah bagi pemerintah untuk memperbaiki persepsi publik atau kinerja penegakan hukum secara umum. Foto/Tangkapan layar
A
A
A
JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD mengakui bahwa tidak mudah bagi pemerintah untuk memperbaiki persepsi publik atau kinerja penegakan hukum secara umum. Karena penegakan hukum pun terbagi ke dalam beberapa lembaga.
“Sebenarnya bagi pemerintah itu kan tidak mudah ya memperbaiki persepsi atau kinerja penegakan hukum pada umumnya karena sekarang ini kan kekuasaan terbagi,” kata Mahfud MD dalam acara rilis survei Indikator Politik Indonesia bertajuk ‘Persepsi Publik terhadap Kinerja Lembaga Penegak Hukum dalam Pemberantasan Korupsi’ secara daring, Kamis (28/4/2022).
Mahfud menjelaskan lembaga-lembaga penegak hukum di internal pemerintah terus berkoordinasi serta memilah-milah isu, termasuk menerapkan keadilan restoratif pada beberapa kasus. Namun, kata dia, di sisi lain kerja keras lembaga penegak hukum pemerintah sering dimentahkan oleh lembaga peradilan atau Mahkamah Agung (MA) yang putusannya tak jarang dipersoalkan oleh publik.
Baca juga: Bongkar Kasus Mafia Minyak Goreng, Kepercayaan Publik terhadap Kejaksaan Meningkat
“Sebenarnya bagi pemerintah itu kan tidak mudah ya memperbaiki persepsi atau kinerja penegakan hukum pada umumnya karena sekarang ini kan kekuasaan terbagi,” kata Mahfud MD dalam acara rilis survei Indikator Politik Indonesia bertajuk ‘Persepsi Publik terhadap Kinerja Lembaga Penegak Hukum dalam Pemberantasan Korupsi’ secara daring, Kamis (28/4/2022).
Mahfud menjelaskan lembaga-lembaga penegak hukum di internal pemerintah terus berkoordinasi serta memilah-milah isu, termasuk menerapkan keadilan restoratif pada beberapa kasus. Namun, kata dia, di sisi lain kerja keras lembaga penegak hukum pemerintah sering dimentahkan oleh lembaga peradilan atau Mahkamah Agung (MA) yang putusannya tak jarang dipersoalkan oleh publik.
Baca juga: Bongkar Kasus Mafia Minyak Goreng, Kepercayaan Publik terhadap Kejaksaan Meningkat
Lihat Juga :