Satgas: Vaksinasi Booster Provinsi Tujuan Mudik Terbanyak Belum Mencapai Target 30%
Kamis, 28 April 2022 - 10:52 WIB
loading...
A
A
A
Adapun pada kelimanya dapat terlihat perbandingannya, secara berurutan dari tujuan terbanyak di Jawa Tengah mencapai 27,5% atau 23.5 juta pemudik dengan cakupan vaksin booster 17,5%. Diikuti, Jawa Timur mencapai 19,6% atau 16,8 juta pemudik, dengan cakupan vaksin booster 14,2%, Jawa Barat (non Jabodetabek) 17,2% atau 14,7 juta pemudik dengan cakupan booster 32,3%, wilayah Jabodetabek 7% atau 5,9 juta pemudik, dengan cakupan vaksin booster 32,2%, serta DI Yogyakarta 4,6% atau 3,9 juta pemudikbdengan cakupan booster 29,1%.
Pada sisi lain, tegas Wiku, provinsi-provinsi yang tidak menjadi tujuan mudik tetap harus meningkatkan cakupan vaksinasinya. Sebab nyatanya masih ada provinsi yang belum mencapai target 70% vaksinasi dosis lengkap.
“Terlebih pula, apabila penduduknya menjadi pemudik ke daerah lainnya. Meskipun provinsi-provinsi ini juga menjadi tujuan mudik meskipun dalam jumlah kecil,” katanya. Baca juga: Horor! Gerbang Tol Cikampek Utama Macet Parah Disesaki Pemudik
Hal ini, kata Wiku, harus menjadi perhatian pada 5 provinsi dengan capaian vaksin dosis lengkap terendah. Yaitu, Papua cakupan dosis lengkap sebesar 24,6%, Papua Barat cakupan dosis lengkap 44,1%, Maluku cakupan dosis lengkap 44,6%, Sulawesi Barat 52,5%, dan Maluku Utara 51,5%.
Pada sisi lain, tegas Wiku, provinsi-provinsi yang tidak menjadi tujuan mudik tetap harus meningkatkan cakupan vaksinasinya. Sebab nyatanya masih ada provinsi yang belum mencapai target 70% vaksinasi dosis lengkap.
“Terlebih pula, apabila penduduknya menjadi pemudik ke daerah lainnya. Meskipun provinsi-provinsi ini juga menjadi tujuan mudik meskipun dalam jumlah kecil,” katanya. Baca juga: Horor! Gerbang Tol Cikampek Utama Macet Parah Disesaki Pemudik
Hal ini, kata Wiku, harus menjadi perhatian pada 5 provinsi dengan capaian vaksin dosis lengkap terendah. Yaitu, Papua cakupan dosis lengkap sebesar 24,6%, Papua Barat cakupan dosis lengkap 44,1%, Maluku cakupan dosis lengkap 44,6%, Sulawesi Barat 52,5%, dan Maluku Utara 51,5%.
(kri)
Lihat Juga :