Satgas: Vaksinasi Booster Provinsi Tujuan Mudik Terbanyak Belum Mencapai Target 30%
Kamis, 28 April 2022 - 10:52 WIB
loading...
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengungkapkan vaksinasi booster di provinsi tujuan mudik terbanyak pada Lebaran 2022 terbanyak belum mencapai target 30%. Foto/Antara Foto/Wahyu Putro
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengungkapkan vaksinasi booster di provinsi tujuan mudik terbanyak pada Lebaran 2022 terbanyak belum mencapai target 30%.
Jika merujuk hasil survei online dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tentang Potensi Pergerakan Orang Selama Angkutan Lebaran menyatakan ada 5 provinsi di Pulau Jawa yang menjadi tujuan mudik terbanyak hingga 75% dari total pemudik. Baca juga: Fenomena Tidak Biasa, Jalur Kalimalang Sepi dari Pemudik Bermotor
Sementara data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebutkan pada kelima provinsi tersebut cakupan vaksin dosis lengkapnya berkisar antara 78-100%. “Namun, pada cakupan vaksinasi booster-nya masih harus terus ditingkatkan karena baru 2 dari 5 provinsi yang mencapai target 30%,” ujar Wiku dikutip dalam keterangannya, Kamis (28/4/2022).
Jika dirincikan lagi dari 5 provinsi tersebut, rata-rata cakupan dosis lengkap kelompok rentan untuk golongan warga lansia adalah 79% dan dosis booster 27,2%. Untuk anak (12-17 tahun) rata-rata cakupan dosis lengkap adalah 90,4% dan dosis booster masih 2,5%.
"Belum meratanya cakupan vaksin dosis lengkap serta capaian booster yang masih perlu ditingkatkan tentunya perlu untuk menjadi kewaspadaan kita bersama," papar Wiku.
Jika merujuk hasil survei online dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tentang Potensi Pergerakan Orang Selama Angkutan Lebaran menyatakan ada 5 provinsi di Pulau Jawa yang menjadi tujuan mudik terbanyak hingga 75% dari total pemudik. Baca juga: Fenomena Tidak Biasa, Jalur Kalimalang Sepi dari Pemudik Bermotor
Sementara data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebutkan pada kelima provinsi tersebut cakupan vaksin dosis lengkapnya berkisar antara 78-100%. “Namun, pada cakupan vaksinasi booster-nya masih harus terus ditingkatkan karena baru 2 dari 5 provinsi yang mencapai target 30%,” ujar Wiku dikutip dalam keterangannya, Kamis (28/4/2022).
Jika dirincikan lagi dari 5 provinsi tersebut, rata-rata cakupan dosis lengkap kelompok rentan untuk golongan warga lansia adalah 79% dan dosis booster 27,2%. Untuk anak (12-17 tahun) rata-rata cakupan dosis lengkap adalah 90,4% dan dosis booster masih 2,5%.
"Belum meratanya cakupan vaksin dosis lengkap serta capaian booster yang masih perlu ditingkatkan tentunya perlu untuk menjadi kewaspadaan kita bersama," papar Wiku.
Lihat Juga :