PKB Tutup Kajian Kitab Risalah dengan Haul dan Manaqib Mbah Hasyim
Selasa, 26 April 2022 - 23:15 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Pengasuh Ponpes Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz menjelaskan, latar belakang Mbah Hasyim menulis kitab Risalah Ahlussunnah Wal Jemaah. Menurutnya penulisan kitab tersebut dilatarbelakangi oleh munculnya berbagai macam aliran baru ke Indonesia.
“Kitab Risalah ini penulisannya dilatarbelakangi adanya aliran baru yang masuk Indonesia, di pasal dua Mbah Hasyim menyebutkan 1912 masehi banyak aliran masuk, dan Islam Aswaja itu mulai bingung menghadapi situasi yang baru itu,” ujar Gus Kikin.
“Sebelum tahun itu ahli Jawa di sini hanya ada faham Aswaja dan hanya mengerti mazhab Imam Syafi’I, tapi sejak itu aliran masuk mazhab jadi macam-macam,” sambungnya. Baca juga: Nasim Khan: Visi PKB Kesejahteraan Rakyat
Acara tersebut juga dihadiri oleh jajaran dewan syuro DPP PKB antara lain KH Manarul Hidayah, KH Syaifullah Maksum dan KH Syihabudin Ahmad. Nampak pula Wakil Ketua Umum DPP PKB Abdul Halim Iskandar, Waketum DPP PKB Ida Fauziyah, Wabendum DPP PKB Bambang Susanto, para narasumber yaitu KH Muhammad Nur Hayid, Nyai Hj. Badriyah Fayumi, Nyai Hj Hindun Anisah, serta sejumlah kader dan pengurus PKB se-Indonesia.
“Kitab Risalah ini penulisannya dilatarbelakangi adanya aliran baru yang masuk Indonesia, di pasal dua Mbah Hasyim menyebutkan 1912 masehi banyak aliran masuk, dan Islam Aswaja itu mulai bingung menghadapi situasi yang baru itu,” ujar Gus Kikin.
“Sebelum tahun itu ahli Jawa di sini hanya ada faham Aswaja dan hanya mengerti mazhab Imam Syafi’I, tapi sejak itu aliran masuk mazhab jadi macam-macam,” sambungnya. Baca juga: Nasim Khan: Visi PKB Kesejahteraan Rakyat
Acara tersebut juga dihadiri oleh jajaran dewan syuro DPP PKB antara lain KH Manarul Hidayah, KH Syaifullah Maksum dan KH Syihabudin Ahmad. Nampak pula Wakil Ketua Umum DPP PKB Abdul Halim Iskandar, Waketum DPP PKB Ida Fauziyah, Wabendum DPP PKB Bambang Susanto, para narasumber yaitu KH Muhammad Nur Hayid, Nyai Hj. Badriyah Fayumi, Nyai Hj Hindun Anisah, serta sejumlah kader dan pengurus PKB se-Indonesia.
(mhd)
Lihat Juga :