Geliat Pembangunan IKN Sudah Terlihat, Kepala BIN: Kearifan Lokal Tak Akan Tergerus
Minggu, 24 April 2022 - 13:42 WIB
loading...
A
A
A
“Kami berkeyakinan kawasan ini akan berkembang pesat seiring dengan keberadaan IKN Nusantara. Gerak pembangunan tidak hanya di seputar Kabupaten Penajam Paser Utara, tapi akan meluas ke seluruh provinsi Kalimantan Timur bahkan lebih luas lagi,” ujar Hamtolius Gati.
Hal senada dinyatakan Yulius Lamus, Kepala Adat Dayak Dusun Wisata Putak, Loa Janan, Kabupaten Kutai Kertanegara. Menurutnya, konsep IKN Nusantara yang disosialisasikan pemerintah, bisa dipastikan masyarakat lokal tidak akan terpinggirkan malah akan diberdayakan.
"Konsep kota canggih yang menyatu dengan kawasan hutan atau smart-forest-city berarti pembangunan yang mempertahankan alam, lingkungan hidup, dan tentunya juga budaya, adat, dan tradisi setempat. Ini jadi berkah bagi kami, karena IKN akan menata dusun dan desa Adat Dayak yang banyak terdapat di kawasan luar IKN. Kekayaan adat budaya lokal ini akan dikembangkan untuk mendorong sektor pariwisata yang bermanfaat secara sosial ekonomi bagi kita semua," papar Yulius.
Kepala Badan Intelijen Negara (KABIN) Jend Pol (Purn) Budi Gunawan menyebut sambutan positif dan harapan warga Kalimantan Timur ini menunjukkan kejernihan hati masyarakat menerima perubahan untuk kemajuan. Kearifan lokal para pemangku adat mampu menangkap niat baik pemimpin bangsa untuk memajukan wilayah lain Indonesia yang selama ini hanya bertumpu di Jawa.
“Sebagaimana yang berulangkali ditegaskan Presiden, pemindahan IKN bukan sekadar memindahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan membangun gedung-gedung pemerintahan saja. Tetapi juga memindahkan pusat pertumbuhan, sekaligus lompatan untuk transformasi bangsa menuju Indonesia yang maju, adil dan makmur,” kata Budi Gunawan, Minggu (24/4/2022).
Hal senada dinyatakan Yulius Lamus, Kepala Adat Dayak Dusun Wisata Putak, Loa Janan, Kabupaten Kutai Kertanegara. Menurutnya, konsep IKN Nusantara yang disosialisasikan pemerintah, bisa dipastikan masyarakat lokal tidak akan terpinggirkan malah akan diberdayakan.
"Konsep kota canggih yang menyatu dengan kawasan hutan atau smart-forest-city berarti pembangunan yang mempertahankan alam, lingkungan hidup, dan tentunya juga budaya, adat, dan tradisi setempat. Ini jadi berkah bagi kami, karena IKN akan menata dusun dan desa Adat Dayak yang banyak terdapat di kawasan luar IKN. Kekayaan adat budaya lokal ini akan dikembangkan untuk mendorong sektor pariwisata yang bermanfaat secara sosial ekonomi bagi kita semua," papar Yulius.
Kepala Badan Intelijen Negara (KABIN) Jend Pol (Purn) Budi Gunawan menyebut sambutan positif dan harapan warga Kalimantan Timur ini menunjukkan kejernihan hati masyarakat menerima perubahan untuk kemajuan. Kearifan lokal para pemangku adat mampu menangkap niat baik pemimpin bangsa untuk memajukan wilayah lain Indonesia yang selama ini hanya bertumpu di Jawa.
“Sebagaimana yang berulangkali ditegaskan Presiden, pemindahan IKN bukan sekadar memindahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan membangun gedung-gedung pemerintahan saja. Tetapi juga memindahkan pusat pertumbuhan, sekaligus lompatan untuk transformasi bangsa menuju Indonesia yang maju, adil dan makmur,” kata Budi Gunawan, Minggu (24/4/2022).
Lihat Juga :