Ngabuburit di BKT Jakarta Timur, Gus Muhaimin Bagi-bagi Takjil
Jum'at, 22 April 2022 - 09:03 WIB
loading...
A
A
A
Keponakan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ini mengingatkan pemerintah untuk segera menyetabilkan harga kebutuhan pangan pokok sekaligus memastikan ketersediaannya. Ia berharap lebaran tahun ini harga kebutuhan pokok tidak mengalami kenaikan.
"Saya berharap tidak ada kenaikan dan lonjakan harga yang berarti pada Idul Fitri tahun ini. Moga-moga pemerintah bisa mengatasi dengan baik," paparnya. "Yang paling penting adalah minyak goreng yang kemarin sudah ada penanganan khusus, negara tidak boleh kalah dengan pihak manapun. Yang kedua bagaimana manajemen produksi denan para produsen barang harus terus menerus dijalin dengan baik," ujarnya.
Baca juga: Cak Imin: Era Digital Membawa Kehidupan Berbangsa seperti Tanpa Pintu
Di sisi lain, Gus Muhaimin meminta pemerintah mengoptimalkan upaya pemulihan ekonomi pascapandemi. Salah satu yang ia usulkan adalah mempermudah akses permodalan bagi pelaku UMKM, serta memperbanyak pelatihan skill entrepreneurship mereka.
"Ya tentu permodalan, harus diberikan semakin banyak permodalan yang mudah. Lalu kita harus dorong tingkat daya beli masyarakat dengan berbagai program-program yang meningkatkan produktivitas dan kemampuan enterpreneurship masyarakat. Dari situ daya beli akan meningkat," katanya.
"Saya berharap tidak ada kenaikan dan lonjakan harga yang berarti pada Idul Fitri tahun ini. Moga-moga pemerintah bisa mengatasi dengan baik," paparnya. "Yang paling penting adalah minyak goreng yang kemarin sudah ada penanganan khusus, negara tidak boleh kalah dengan pihak manapun. Yang kedua bagaimana manajemen produksi denan para produsen barang harus terus menerus dijalin dengan baik," ujarnya.
Baca juga: Cak Imin: Era Digital Membawa Kehidupan Berbangsa seperti Tanpa Pintu
Di sisi lain, Gus Muhaimin meminta pemerintah mengoptimalkan upaya pemulihan ekonomi pascapandemi. Salah satu yang ia usulkan adalah mempermudah akses permodalan bagi pelaku UMKM, serta memperbanyak pelatihan skill entrepreneurship mereka.
"Ya tentu permodalan, harus diberikan semakin banyak permodalan yang mudah. Lalu kita harus dorong tingkat daya beli masyarakat dengan berbagai program-program yang meningkatkan produktivitas dan kemampuan enterpreneurship masyarakat. Dari situ daya beli akan meningkat," katanya.
(abd)
Lihat Juga :