PPP Minta Menteri LHK Tinjau Ulang SK Penetapan Kawasan Hutan dengan Pengelolaan Khusus

Sabtu, 16 April 2022 - 19:39 WIB
loading...
PPP Minta Menteri LHK...
Sekretaris Fraksi PPP Achmad Baidowi, minta Menteri LHK tinjau ulang SK Penetapan Kawasan Hutan dengan Pengelolaan Khusus. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Fraksi PPP di DPR RI mengkritik keras terbitnya Surat Keputusan (SK) Menteri LHK tentang Penetapan Kawasan Hutan dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK) yang berada pada kawasan hutan produksi dan hutan lindung di Provinsi Jateng, Jatim, Jabar dan Banten.

"Fraksi PPP mendesak Pemerintah dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, agar meninjau ulang dan mengevaluasi untuk menunda implementasi atau bahkan mencabut SK tersebut," kata Sekretaris Fraksi PPP Achmad Baidowi, Sabtu (16/4/2022).

Pria yang akrab disapa Awiek ini menyebut melalui SK ini, maka akan terjadi alih lahan hutan negara seluas 1 juta hektare yang selama ini dikelola oleh Perhutani. Sehingga, dia menilai keputusan ini justru akan berakibat ke banyak hal.

Baca juga: Rapimnas PPP Tunda Bahas Capres 2024, Ini Alasannya

Pertama, lahan Perhutani berkurang dan berdampak pada nasib karyawan. Kedua, tata batas yang belum jelas sehingga berpotensi terjadi konflik horizontal dengan masyarakat. Ketiga, akan terjadi kekosongan pengelola pasca KHDPK di areal yang 1 juta hektare, terutama terkait kerja sama antar masyarakat dengan perhutani dalam bentuk LMDH (Lembaga Desa Masyarakat Hutan) .
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Wagub Banten Dimyati:...
Wagub Banten Dimyati: Walaupun Beda Partai, Hati Saya Tetap PPP
Tok! SK PPP Jabar Sah...
Tok! SK PPP Jabar Sah meski Penggugat Hadirkan Taj Yasin sebagai Saksi Kunci
Ajukan Banding, Sengketa...
Ajukan Banding, Sengketa SK DPP PPP Disebut Belum Inkrah
DPP PPP Menangkan 5...
DPP PPP Menangkan 5 Gugatan Sengketa Internal, PN Jakpus Perkuat Legalitas Kepengurusan Partai
Mardiono Optimistis...
Mardiono Optimistis PPP NTB Bangkit dan Tembus Target Pemilu 2029
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
Rekomendasi
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Berita Terkini
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Infografis
Rusia Buat Kapal Perang...
Rusia Buat Kapal Perang Siluman, dengan Cat Khusus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved