Rapimnas PPP Tunda Bahas Capres 2024, Ini Alasannya

Sabtu, 16 April 2022 - 10:58 WIB
loading...
Rapimnas PPP Tunda Bahas...
Waketum DPP PPP, Arsul Sani mengatakan PPP memutuskan untuk menunda pembahasan mengenai sosok capres dan cawapres yang akan diusung pada kontestasi Pilpres 2024 mendatang. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memutuskan untuk menunda pembahasan mengenai sosok capres dan cawapres yang akan diusung pada kontestasi Pilpres 2024 mendatang. Hal ini diputuskan dalam forum rapat pimpinan nasional (Rapimas) yang ditutup pada Jumat (15/4/2022) tadi malam.

"Hasil Rapimnas PPP, pertama, menunda sampai dengan Rapimnas yang akan datang pembahasan dan keputusan tetang siapa sosok capres dan cawapres yang akan diusung oleh PPP," ujar Waketum DPP PPP, Arsul Sani kepada wartawan, Sabtu (16/4/2022). Baca juga: Gelar Rapimnas Siang Ini, PPP Bahas Capres 2024

Arsul menyampaikan bahwa forum Rapimnas ini memutuskan kepada dewan pimpinan pusat PPP untuk lebih intensif dalam membangun komunikasi terkait Pilpres dengan partai-partai politik lain terlebih dahulu. Dia pun mengungkap alasan kenapa pembahasan ini ditunda dalam Rapimnas kemarin.

Wakil Ketua MPR itu menyebut bahwa partainya ingin mendalami lebih dahulu terhadap sosok-sosok yang disebut sebagai capres dan cawapres di ruang publik, sebelum akhirnya memutuskan untuk mengusulkan nama-nama tertentu dalam koalisi partai di mana PPP akan masuk.

"Saat ini PPP juga melihat bahwa partai-partai lain pun yang memberi ruang kepada sosok-sosok non partai juga belum mengambil keputusan. Jadi PPP memandang lebih baik melakukan komunikasi soal ini dengan parpol-parpol lain yang akan diajak berkoalisi ketimbang menyebut nama-nama capres/cawapres tersebut," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Ketua SC Mengaku Borong Kamar Hotel untuk Persidangan Muktamar
PN Jakpus Tolak Gugatan...
PN Jakpus Tolak Gugatan soal SK DPW PPP Jawa Barat, Kepengurusan UU-Agus Solihin Dinyatakan Sah
Eks Pimpinan Sidang...
Eks Pimpinan Sidang Muktamar PPP Ungkap Fakta Mengejutkan
Kader PPP Berbagai Wilayah...
Kader PPP Berbagai Wilayah Gugat Taj Yasin dan Agus Suparmanto di PN Jaksel
Saksi Penggugat Akui...
Saksi Penggugat Akui AD/ART PPP Tak Berubah, Posisi Tergugat Menguat
Kuasa Hukum PPP Maluku...
Kuasa Hukum PPP Maluku Anggap Tim Sengketa Internal DPP Tak Punya Legitimasi Hukum
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Saksi Sebut SK Plt Maluku Cacat Hukum
10 Tahun Tanpa Kantor,...
10 Tahun Tanpa Kantor, Kini PPP Bengkulu Tengah Siap Tancap Gas
Rekomendasi
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Timnas Iran Mendarat...
Timnas Iran Mendarat di Meksiko Jelang Piala Dunia 2026, Optimistis Lolos Fase Grup
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
Berita Terkini
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Hari Ini Presiden Akan...
Hari Ini Presiden Akan Menerima Surat Kepercayaan dari Dubes Negara Sahabat
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
7 Brigjen Pol Dimutasi...
7 Brigjen Pol Dimutasi oleh Kapolri pada Awal Mei Dalam Rangka Pensiun
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved