Masyarakat Perlu Waspadai Hoaks soal Penundaan Pemilu 2024
Senin, 11 April 2022 - 18:05 WIB
loading...
Anggota DPD RI Jimly Asshiddiqie. Foto/Dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Banyaknya pesan terkait penundaan Pemilu 2024 yang beredar di media sosial perlu diwaspadai masyarakat. Pasalnya, bukan tidak mungkin ada yang hoaks alias tidak benar atau bahkan mengadu domba di antara ribuan pesan tersebut.
"Jangan percaya pada semua berita hoaks, fake news, dan spekulasi-spekulasi yang tidak benar mengenai wacana tunda pemilu dan perpanjangan masa jabatan. Kalau masih ada gerakan dukung mendukung tiga periode, sebaiknya dilaporkan saja ke polisi," ujar anggota DPD RI Jimly Asshiddiqie , Senin (11/4/2022).
Dirinya juga merespons penyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyikapi wacana penundaan Pemilu 2024 atau perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode. "Presiden sudah menegaskan tidak akan ada perpanjangan masa jabatan atau penundaan pemilu, ya harus percaya dan jadikan pegangan dalam bersikap untuk terus mengawal persiapan pemilu sebagaimana mestinya," tutur Jimly.
Baca juga: Jimly Asshiddiqie: Penundaan Pemilu Tak Boleh, Tak Mungkin, Tak Akan Terjadi
"Jangan percaya pada semua berita hoaks, fake news, dan spekulasi-spekulasi yang tidak benar mengenai wacana tunda pemilu dan perpanjangan masa jabatan. Kalau masih ada gerakan dukung mendukung tiga periode, sebaiknya dilaporkan saja ke polisi," ujar anggota DPD RI Jimly Asshiddiqie , Senin (11/4/2022).
Dirinya juga merespons penyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyikapi wacana penundaan Pemilu 2024 atau perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode. "Presiden sudah menegaskan tidak akan ada perpanjangan masa jabatan atau penundaan pemilu, ya harus percaya dan jadikan pegangan dalam bersikap untuk terus mengawal persiapan pemilu sebagaimana mestinya," tutur Jimly.
Baca juga: Jimly Asshiddiqie: Penundaan Pemilu Tak Boleh, Tak Mungkin, Tak Akan Terjadi
Lihat Juga :