Tsunami Inflasi

Jum'at, 15 April 2022 - 13:09 WIB
loading...
A A A
Sebagian mereka juga mengundurkan diri secara sukarela dengan pertimbangan ingin lebih dekat dengan keluarga, enggan melakukan perjalanan dengan kendaraan umum ke tempat kerja, hingga mereka yang menuntut mendapat fasilitas dan perlindungan kerja plus tunjangan kesehatan yang lebih memadai, dan berbagai situasi lain.

Krisis kedua adalah krisis logistik dan angkutan, terutama karena terjadinya kelangkaan kontainer dan kapal pengangkut. Ongkos logistik telah naik berkali-kali lipat, padahal ekonomi masih belum pulih sepenuhnya. Dan ini menyebabkan harga produk yang diangkut naik.

Krisis ketiga adalah krisis energi, yang ditandai dengan naiknya harga bahan bakar fosil sangat tinggi. Faktor fundamentalnya adalah karena dunia telah mencanangkan dengan sangat jelas akan beralih ke energi terbarukan, namun kapasitas energi terbarukannya masih terbatas dan relatif mahal, padahal investasi di energi fosil sudah terlanjur dipandang buruk. Akibatnya terjadi ketidak pastian, kelangkaan, dan harga naik.

Krisis keempat adalah krisis perubahan dan ketidak pastian iklim dengan iklim ekstrim yang semakin sering terjadi. Kondisi ini jelas mempengaruhi produksi pertanian dan pangan, sebagaimana terjadi di Australia tiga tahun lalu dan di Amerika Selatan tahun lalu; yang dampaknya masih sangat terasa pada produksi dan pasokan pangan yang berkurang dan harga naik.

Dan kelima, terjadinya krisis ‘baru’ perang Rusia – Ukraina. Ukraina dan Rusia adalah kawasan produsi terbesar minyak bunga matahari, minyak nabati ketiga setelah sawit dan kedele, dan juga salah satu produsen migas terbesar didunia. Perang telah mengakibatkan terhentinya perdagangan berbagai produk, terhentinya penyaluran migas, dan juga terhentinya kegiatan petani menanam dan memproduksi.

Kelima hal di atas menyebabkan krisis harga komoditi yang sangat meluas diseluruh dunia, dan berujung pada terjadinya tsunami inflasi. Pemerintah berbagai negara dengan bahu-membahu bersama rakyatnya tengah menghadapi permasalahan global ini. Sekarang memang bukan saatnya untuk saling menyalahkan, tetapi justru merapatkan barisan, menghimpun kekuatan, menghadapi krisis global ini bersama-sama.

Baca selengkapnya di e-paper koran-sindo.com
(ynt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
Komisi VI DPR: Kenaikan...
Komisi VI DPR: Kenaikan Harga BBM Dilakukan Tiba-tiba, Kami Belum dapat Informasi
Pesta Elite, Resesi...
Pesta Elite, Resesi Sulit
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo Energy dan BP per 22 Juni 2026
Rekomendasi
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Polisi Tetapkan ART...
Polisi Tetapkan ART Angel Lelga sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pencurian, Langsung Ditahan
Berita Terkini
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Infografis
Indonesia Negara Kedua...
Indonesia Negara Kedua Paling Rentan Digulung Tsunami
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved