Lepas Tangan soal RUU HIP, PDIP Geram Sikap Sejumlah Fraksi
Kamis, 18 Juni 2020 - 16:31 WIB
loading...
FOTO/SINDOnews.dok
A
A
A
JAKARTA - Setelah mendapatkan penolakan dari berbagai elemen masyarakat dan juga beberapa fraksi di DPR, Fraksi PDI Perjuangan sebagai pengusul Rancangan Undang-Undang tentang Haluan Ideologi Pancasila ( RUU HIP ) angkat suara dalam Rapat Paripurna DPR.
PDIP mengaku geram karena menjadi objek sasaran terhadap kritik RUU HIP itu. Padahal, fraksi-fraksi di DPR memberikan persetujuan untuk DPR mengusulkan RUU HIP. (Baca juga: Penundaan RUU HIP, Baleg DPR Tunggu Surat Resmi Pemerintah)
PDIP terpancing interupsi dari anggota Fraksi PKS Aboe Bakah Al Habsyi yang mengkritik keras RUU HIP dan meminta RUU itu dibatalkan saja pembahasannya.
“Benar bahwa tadi disampaikan mengenai RUU Haluan Ideologi Pancasila yang hari ini di media mainstream, medsos, banyak masukan dan tanggapan baik yang bernada kurang sepakat, kurang setuju, menolak, menyetujui dengan catatan, itu ada, saya kira itu perlu kita cermati, kita perlu dengarkan betul-betul apa yang berkembang di masyarakat,” kata anggota Fraksi PDIP Aria Bima dalam Rapat Paripurna, Kamis (18/6/2020).
“Tapi sekali lagi bahwa RUU itu insiatif dari DPR yang prosesnya berawal dari semua kesepakatan fraksi-fraksi yang muncul dari Baleg dibawa ke paripurna yang semuanya juga sudah memberikan dukungan termasuk fraksinya Pak Aboe Bakar dengan catatan-catatannya,” lanjutnya.
Dengan mendengar berbagai masukan yang ada, Aria mengatakan, prosedur untuk menunda ataupun mematangkan masukan-masukan yang ada, hendaknya itu disesuaikan dengan prosedur dan tata cara pengambilan keputusan yang semestinya. Pihaknya merasa lucu karena berbagai kritik itu hanya ditujukan pada beberapa orang atau beberapa partai, padahal fraksi-fraksi itu memberikan persetujuan.
“Ini kan lucu, dari proses di Baleg, pandangan dari masing-masing poksinya (kelompok fraksi) sudah memberikan pandangan untuk menyetujui membawa ke paripurna, paripurna juga saya hadir di sini, juga tidak ada yang memberikan catatan-catatan. Tapi kemudian seolah-olah di publik lepas tangan dengan menyalahkan beberapa orang atau beberapa partai saja, ini yang saya sangat menyayangkan, jangan begitu lah,” sesalnya.
PDIP mengaku geram karena menjadi objek sasaran terhadap kritik RUU HIP itu. Padahal, fraksi-fraksi di DPR memberikan persetujuan untuk DPR mengusulkan RUU HIP. (Baca juga: Penundaan RUU HIP, Baleg DPR Tunggu Surat Resmi Pemerintah)
PDIP terpancing interupsi dari anggota Fraksi PKS Aboe Bakah Al Habsyi yang mengkritik keras RUU HIP dan meminta RUU itu dibatalkan saja pembahasannya.
“Benar bahwa tadi disampaikan mengenai RUU Haluan Ideologi Pancasila yang hari ini di media mainstream, medsos, banyak masukan dan tanggapan baik yang bernada kurang sepakat, kurang setuju, menolak, menyetujui dengan catatan, itu ada, saya kira itu perlu kita cermati, kita perlu dengarkan betul-betul apa yang berkembang di masyarakat,” kata anggota Fraksi PDIP Aria Bima dalam Rapat Paripurna, Kamis (18/6/2020).
“Tapi sekali lagi bahwa RUU itu insiatif dari DPR yang prosesnya berawal dari semua kesepakatan fraksi-fraksi yang muncul dari Baleg dibawa ke paripurna yang semuanya juga sudah memberikan dukungan termasuk fraksinya Pak Aboe Bakar dengan catatan-catatannya,” lanjutnya.
Dengan mendengar berbagai masukan yang ada, Aria mengatakan, prosedur untuk menunda ataupun mematangkan masukan-masukan yang ada, hendaknya itu disesuaikan dengan prosedur dan tata cara pengambilan keputusan yang semestinya. Pihaknya merasa lucu karena berbagai kritik itu hanya ditujukan pada beberapa orang atau beberapa partai, padahal fraksi-fraksi itu memberikan persetujuan.
“Ini kan lucu, dari proses di Baleg, pandangan dari masing-masing poksinya (kelompok fraksi) sudah memberikan pandangan untuk menyetujui membawa ke paripurna, paripurna juga saya hadir di sini, juga tidak ada yang memberikan catatan-catatan. Tapi kemudian seolah-olah di publik lepas tangan dengan menyalahkan beberapa orang atau beberapa partai saja, ini yang saya sangat menyayangkan, jangan begitu lah,” sesalnya.
Lihat Juga :