Pilkada 2020, Jari Tak Lagi Dicelup ke Tinta tapi Ditetes
Kamis, 18 Juni 2020 - 14:59 WIB
loading...
Pelaksanaan Pilkada 2020 akan berbeda dari sebelumnya. Pada tahun ini calon pemilih tidak lagi mencelupkan jarinya ke tinta ketika hendak memilih, tapi jarinya cukup diteteskan tinta. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pelaksanakan Pilkada serentak tahun ini yang direncakan dihelat 9 Desember mendatang dipastikan akan berbeda. Perbedaan pelaksanaan dilakukan karena saat ini dalam masa pandemi virus Corona (Covid-19).
“Pelaksanaan pilkada tidak berbeda dengan sebelumnya. Tapi mekanismenya ditambahkan dengan memerhatikan protokol kesehatan,” kata Ketua KPU Arief Budiman, Kamis (18/6/2020).
Pada saat launching Pilkada lanjutan tahun 2020, KPU pun juga memamerkan berbagai perlengkapan yang akan digunakan penyelenggara maupun pemilih saat pelaksanaan pilkada. Mulai dari face shield, masker, desinfektan, hasmat, hand sanitizer, hingga vitamin.
“Kita juga menyediakan pipet. Ini untuk tinta. Jadi tinta diteteskan pakai pipet. Tidak lagi dicelupkan ke botol tinta,” kata Arief. (Baca juga: Pilkada di Tengah Covid-19, KPU Yakin Partisipasi Masyarakat Tetap Tinggi )
Penyelenggara maupun pemilih juga diharuskan menggunakan sarung tangan saat pemungutan suara. Dimana untuk petugas akan menggunakan sarung tangan karet
“Pemilih akan kita berikan sarung tangan plastik sekali pakai,” ujarnya (Baca juga: Prabowo Ternyata Suka Komik dan Dijuluki Otot Kawat Tulang Besi )
Seperti diketahui setelah sempat tertunda pelaksanaannya, pilkada serentak tahun 2020 dilanjutkan tahapannya tanggal 15 Juni lalu. Sementara pemungutan suara akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember mendatang.
“Pelaksanaan pilkada tidak berbeda dengan sebelumnya. Tapi mekanismenya ditambahkan dengan memerhatikan protokol kesehatan,” kata Ketua KPU Arief Budiman, Kamis (18/6/2020).
Pada saat launching Pilkada lanjutan tahun 2020, KPU pun juga memamerkan berbagai perlengkapan yang akan digunakan penyelenggara maupun pemilih saat pelaksanaan pilkada. Mulai dari face shield, masker, desinfektan, hasmat, hand sanitizer, hingga vitamin.
“Kita juga menyediakan pipet. Ini untuk tinta. Jadi tinta diteteskan pakai pipet. Tidak lagi dicelupkan ke botol tinta,” kata Arief. (Baca juga: Pilkada di Tengah Covid-19, KPU Yakin Partisipasi Masyarakat Tetap Tinggi )
Penyelenggara maupun pemilih juga diharuskan menggunakan sarung tangan saat pemungutan suara. Dimana untuk petugas akan menggunakan sarung tangan karet
“Pemilih akan kita berikan sarung tangan plastik sekali pakai,” ujarnya (Baca juga: Prabowo Ternyata Suka Komik dan Dijuluki Otot Kawat Tulang Besi )
Seperti diketahui setelah sempat tertunda pelaksanaannya, pilkada serentak tahun 2020 dilanjutkan tahapannya tanggal 15 Juni lalu. Sementara pemungutan suara akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember mendatang.
(dam)
Lihat Juga :