BIN dan BPK Gelar Rapid Test, 5 Orang Reaktif Covid-19
Kamis, 18 Juni 2020 - 13:14 WIB
loading...
A
A
A
Dia menegaskan BIN akan terus menjalin kerja sama dengan lembaga pemerintah lainnya dalam melakukan tes massal ini. “Terima kasih kepada BPK yang telah mempercayakan kami untuk melaksanakan kegiatan rapid test ini. Kami harapkan kementerian dan lembaga lain juga bisa membantu dalam mengidentifikasi awal penyebaran wabah ini,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, BIN menyediakan 1.000 alat rapid test. Termasuk menerjunkan dua unit mobil lab PCR untuk swab test yang hasilnya akan langsung keluar dalam waktu 5 jam. (Baca juga: Protokol Kesehatan di Rumah Usai Beraktivitas di Luar)
“Nantinya, peserta yang reaktif akan dilanjutkan dengan swab menggunakan mobile lab milik BIN. Jika ada yang positif akan dirujuk ke rumah sakit atau isolasi mandiri,” tuturnya.
Dari data pukul 10.30 WIB, dari 90 orang yang ikut rapid test, 5 di antaranya reaktif. Kelimanya pun dilanjutkan untuk mengikuti swab test.
Pimpinan Auditorat Utama Keuangan Negara I BPK Hendra Susanto mengatakan, rapid test digelar untuk memastikan kesehatan dari auditor serta staf BPK. Ini juga membantu pemerintah dan BNPB untuk menambah jumlah sampling.
Dalam kegiatan ini, BIN menyediakan 1.000 alat rapid test. Termasuk menerjunkan dua unit mobil lab PCR untuk swab test yang hasilnya akan langsung keluar dalam waktu 5 jam. (Baca juga: Protokol Kesehatan di Rumah Usai Beraktivitas di Luar)
“Nantinya, peserta yang reaktif akan dilanjutkan dengan swab menggunakan mobile lab milik BIN. Jika ada yang positif akan dirujuk ke rumah sakit atau isolasi mandiri,” tuturnya.
Dari data pukul 10.30 WIB, dari 90 orang yang ikut rapid test, 5 di antaranya reaktif. Kelimanya pun dilanjutkan untuk mengikuti swab test.
Pimpinan Auditorat Utama Keuangan Negara I BPK Hendra Susanto mengatakan, rapid test digelar untuk memastikan kesehatan dari auditor serta staf BPK. Ini juga membantu pemerintah dan BNPB untuk menambah jumlah sampling.
Lihat Juga :