Speedcam ETLE Penting, tapi Bukan Mahapenting
Rabu, 06 April 2022 - 16:45 WIB
loading...
A
A
A
Berkendara di jalan bebas hambatan dengan mengedepankan sisi emosional tersebut tentu sangatlah membahayakan. Tak hanya bagi dia sendiri, namun juga pengendara yang lain. Di tengah runyamnya kondisi perlalulintasan ini, upaya penegakan hukum lewat sistem tilang elektronik (ETLE) ini perlu didukung bersama. Cara ini setidaknya menjadi pendekatan terbaik saat ini untuk memberikan efek kejut sekaligus jera bagi pelanggar.
Kehadiran speedcam ETLE ini juga tepat karena bisa mengontrol kendaraan atau truk yang kelebihan muatan dan dimensi (over-dimention and over-load/ODOL). Soal kelebihan muatan ini adalah masalah klasik yang seolah sulit terpecahkan. Meski jelas melanggar UU, saat ini, penegakan aturan ODOL pun terus memicu polemik, termasuk di kalangan DPR. Lewat sistem ETLE ini, sudah saatnya tilang elektronik ini menjadi basis penegakan yang lebih valid dan tanpa pandang bulu.
Pemasangan kamera speedcam ETLE jelas memberikan banyak dampak positif. Apalagi tol di Indonesia terus tumbuh cepat di era Presiden Joko Widodo pada delapan tahun terakhir ini. Saatnya tol menjadi jalan yang memberikan kenyamanan dan keselamatan, bukan ketakutan atau membahayakan. Dan kehadiran speedcam ini bukanlah tujuan final. Kamera yang terpasang di ruas-ruas tol itu hanyalah perangkat pengingat untuk terus berkendara secara aman dan tertib.
Yang lebih penting dibangun ke depan adalah perlunya menguatkan kesadaran pengendara untuk memiliki komitmen tinggi terhadap keselamatan di jalan raya. Dengan komitmen tinggi, publik menunjukkan kepatuhannya bukan didasari ketakutan akan speedcam, pasal-pasal UU ataupun petugas jaga, melainkan kepatuhan itu benar-benar berangkat dari hati tiap individu untuk saling menjaga. Mereka memiliki tujuan bersama agar bagaimana keselamatan bersama berlalu lintas selalu tercipta.
Kehadiran speedcam ETLE ini juga tepat karena bisa mengontrol kendaraan atau truk yang kelebihan muatan dan dimensi (over-dimention and over-load/ODOL). Soal kelebihan muatan ini adalah masalah klasik yang seolah sulit terpecahkan. Meski jelas melanggar UU, saat ini, penegakan aturan ODOL pun terus memicu polemik, termasuk di kalangan DPR. Lewat sistem ETLE ini, sudah saatnya tilang elektronik ini menjadi basis penegakan yang lebih valid dan tanpa pandang bulu.
Pemasangan kamera speedcam ETLE jelas memberikan banyak dampak positif. Apalagi tol di Indonesia terus tumbuh cepat di era Presiden Joko Widodo pada delapan tahun terakhir ini. Saatnya tol menjadi jalan yang memberikan kenyamanan dan keselamatan, bukan ketakutan atau membahayakan. Dan kehadiran speedcam ini bukanlah tujuan final. Kamera yang terpasang di ruas-ruas tol itu hanyalah perangkat pengingat untuk terus berkendara secara aman dan tertib.
Yang lebih penting dibangun ke depan adalah perlunya menguatkan kesadaran pengendara untuk memiliki komitmen tinggi terhadap keselamatan di jalan raya. Dengan komitmen tinggi, publik menunjukkan kepatuhannya bukan didasari ketakutan akan speedcam, pasal-pasal UU ataupun petugas jaga, melainkan kepatuhan itu benar-benar berangkat dari hati tiap individu untuk saling menjaga. Mereka memiliki tujuan bersama agar bagaimana keselamatan bersama berlalu lintas selalu tercipta.
(bmm)
Lihat Juga :