KPK Curiga Ada Aliran Duit untuk Dukung Abdul Gafur Jadi Ketua Demokrat Kaltim
Jum'at, 01 April 2022 - 14:52 WIB
loading...
KPK mencurigai adanya aliran uang untuk mendukung Abdul Ghafur Masud dalam Musda Partai Demokrat Kalimantan Timur. Foto: SINDOnews/Sutikno
A
A
A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) mengendus adanya aliran uang yang janggal pada Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Kalimantan Timur (Kaltim). Kecurigaan KPK itu berkaitan dengan dukungan pencalonan tersangka Abdul Gafur Mas'ud sebagai ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kaltim.
Hal itu didalami KPK melalui tiga ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat pada Kamis (31/3/2022). Mereka yakni Ketua DPC Partai Demokrat Paser Abdullah; Ketua DPC Partai Demokrat Mahakam Ulu Kelawing Bayau; dan Ketua DPC Demokrat Kutai Barat Paul Vius.
"Para saksi hadir dan dikonfirmasi diantaranya terkait pengetahuan saksi soal dugaan adanya aliran sejumlah uang untuk dukungan pencalonan tersangka AGM pada musyawarah daerah dalam rangka pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Jumat (1/4/2022).
Baca juga: KPK Panggil Politikus Demokrat Andi Arief
KPK juga menduga adanya bagi-bagi uang terkait Musda Partai Demokrat Kalimantan Timur untuk mendukung Abdul Gafur Mas'ud. Dugaan bagi-bagi itu sempat dikonfirmasi KPK terhadap Deputi II Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat, Jemmy Setiawan.
Hal itu didalami KPK melalui tiga ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat pada Kamis (31/3/2022). Mereka yakni Ketua DPC Partai Demokrat Paser Abdullah; Ketua DPC Partai Demokrat Mahakam Ulu Kelawing Bayau; dan Ketua DPC Demokrat Kutai Barat Paul Vius.
"Para saksi hadir dan dikonfirmasi diantaranya terkait pengetahuan saksi soal dugaan adanya aliran sejumlah uang untuk dukungan pencalonan tersangka AGM pada musyawarah daerah dalam rangka pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Jumat (1/4/2022).
Baca juga: KPK Panggil Politikus Demokrat Andi Arief
KPK juga menduga adanya bagi-bagi uang terkait Musda Partai Demokrat Kalimantan Timur untuk mendukung Abdul Gafur Mas'ud. Dugaan bagi-bagi itu sempat dikonfirmasi KPK terhadap Deputi II Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat, Jemmy Setiawan.
Lihat Juga :