Wapres Ajak Masyarakat Perbanyak Sedekah saat Ramadhan
Kamis, 31 Maret 2022 - 22:38 WIB
loading...
Wapres Ma’ruf Amin mengajak masyarakat untuk memperbanyak sedekah saat bulan Ramadhan. Dia pun meminta agar masyarakat tidak konsumtif terutama saat berbuka puasa. Foto/Setneg
A
A
A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengajak masyarakat untuk memperbanyak sedekah saat bulan Ramadhan . Dia pun meminta agar masyarakat tidak konsumtif terutama saat berbuka puasa.
“Bulan puasa itu justru harus lebih prihatin, banyak orang yang puasa itu pengeluarannya lebih besar dibanding bulan yang lain. Karena ketika dia berbuka semua apa yang dia inginkan di siang hari itu dibeli semua, jadi merupakan balas dendam,” ujar Wapres pada acara Syiar Islam Dan Tarhib Ramadhan 1443 H Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kamis (31/3/2022). Baca juga: Sambut Ramadhan 1443 H, Wapres: Puasa Harus Menghasilkan Ketakwaan
“Tapi sebaliknya bukan karena kita itu memang medit atau kurang mau mengeluarkan hartanya, tapi justru kita mengurangi konsumsi tapi memperbanyak sedekahnya,” jelasnya.
Secara lahiriah, Wapres mengatakan puasa ini dilakukan melalui pengendalian diri seseorang di siang hari dari aktivitas makan, minum, dan hubungan seksual. Namun secara hakiki puasa tidak hanya terbatas pada penekanan 3 hal itu tapi juga meliputi pengekangan ego dari semua keinginan nafsu, sikap dan tindakan tercela atau kemaksiatan.
“Bulan puasa itu justru harus lebih prihatin, banyak orang yang puasa itu pengeluarannya lebih besar dibanding bulan yang lain. Karena ketika dia berbuka semua apa yang dia inginkan di siang hari itu dibeli semua, jadi merupakan balas dendam,” ujar Wapres pada acara Syiar Islam Dan Tarhib Ramadhan 1443 H Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kamis (31/3/2022). Baca juga: Sambut Ramadhan 1443 H, Wapres: Puasa Harus Menghasilkan Ketakwaan
“Tapi sebaliknya bukan karena kita itu memang medit atau kurang mau mengeluarkan hartanya, tapi justru kita mengurangi konsumsi tapi memperbanyak sedekahnya,” jelasnya.
Secara lahiriah, Wapres mengatakan puasa ini dilakukan melalui pengendalian diri seseorang di siang hari dari aktivitas makan, minum, dan hubungan seksual. Namun secara hakiki puasa tidak hanya terbatas pada penekanan 3 hal itu tapi juga meliputi pengekangan ego dari semua keinginan nafsu, sikap dan tindakan tercela atau kemaksiatan.
Lihat Juga :