Sambut Ramadhan 1443 H, Wapres: Puasa Harus Menghasilkan Ketakwaan
Kamis, 31 Maret 2022 - 22:04 WIB
loading...
Wapres KH Ma’ruf Amin mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum bulan suci Ramadhan 1443 H untuk meningkatkan ketakwaan. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum bulan suci Ramadhan 1443 H untuk meningkatkan ketakwaan. Ramadhan bukan hanya sekadar menahan lapar dan dahaga semata.
“Puasa harus menghasilkan ketakwaan. Apabila puasanya tidak melahirkan ketakwaan, berarti puasanya seperti yang disebutkan oleh hadist Nabi, hanya sekadar puasa lahiriah yang hanya mengalami lapar dan dahaga semata-mata,” tegas Wapres pada acara Syiar Islam Dan Tarhib Ramadhan 1443 H Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kamis (31/3/2022).
Wapres pun mengatakan acara ini merupakan ajakan MUI pusat untuk menyatakan rasa syukur dan kebahagiaan dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1443 H. “Sebagai bulan peningkatan amal ibadah vertikal kepada Allah SWT, hablumminallah dan penguatan hubungan muamalah insaniyah secara horizontal kepada masyarakat atau hablumminannas,” katanya.
Baca juga: Tips Bagi Penderita Diabetes Jalani Puasa Agar Nyaman dan Gula Tetap Aman
Bahkan, kata Wapres, MUI telah memberikan satu pesan untuk menghormati dan mensyiarkan bulan Ramadhan sebagai bulan yang rahmat dan penuh kasih sayang, bulan penuh ampunan. “Dan tentu saja sangat wajar agar kehidupan masyarakat di bulan Ramadhan bisa menampakkan suasana puasa Ramadhan di negara mayoritas muslim ini,” katanya.
“Puasa harus menghasilkan ketakwaan. Apabila puasanya tidak melahirkan ketakwaan, berarti puasanya seperti yang disebutkan oleh hadist Nabi, hanya sekadar puasa lahiriah yang hanya mengalami lapar dan dahaga semata-mata,” tegas Wapres pada acara Syiar Islam Dan Tarhib Ramadhan 1443 H Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kamis (31/3/2022).
Wapres pun mengatakan acara ini merupakan ajakan MUI pusat untuk menyatakan rasa syukur dan kebahagiaan dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1443 H. “Sebagai bulan peningkatan amal ibadah vertikal kepada Allah SWT, hablumminallah dan penguatan hubungan muamalah insaniyah secara horizontal kepada masyarakat atau hablumminannas,” katanya.
Baca juga: Tips Bagi Penderita Diabetes Jalani Puasa Agar Nyaman dan Gula Tetap Aman
Bahkan, kata Wapres, MUI telah memberikan satu pesan untuk menghormati dan mensyiarkan bulan Ramadhan sebagai bulan yang rahmat dan penuh kasih sayang, bulan penuh ampunan. “Dan tentu saja sangat wajar agar kehidupan masyarakat di bulan Ramadhan bisa menampakkan suasana puasa Ramadhan di negara mayoritas muslim ini,” katanya.
Lihat Juga :