Menag Sebut Target 10 Juta Sertifikat Halal Lompatan Luar Biasa
Senin, 28 Maret 2022 - 08:09 WIB
loading...
Menag Yaqut Cholil Qoumas Ketua Komisi VIII DPR RI H Yandri Susanto, Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham, dan Staf Khusus Presiden RI Diaz Hendropriyono di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan peluncuran Program Sehati, di Hotel Grand Mercure Harmoni Jakarta,
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan peluncuran Program Sehati, di Hotel Grand Mercure Harmoni Jakarta, Minggu (27/3/2022) malam.
Program ini bertujuan untuk memberikan 10 juta sertifikat halal kepada UMKM secara nasional. Hadir dalam kegiatan itu Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, Ketua Komisi VIII DPR RI H Yandri Susanto, Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham, dan Staf Khusus Presiden RI Diaz Hendropriyono. Baca juga: Menag Yaqut dan Menteri Urusan Islam Arab Saudi Bahas Mikrofon Tempat Ibadah
Dalam kesempatan itu, Menag Yaqut mengaku mengapresiasi keberanian BPJPH dalam melaksanakan program sertifikasi halal. Dia juga berterima kasih atas dukungan yang diberikan semua stakeholders, sehingga diharapkan target tersebut bisa tercapai.
"Di dunia tidak ada yang tidak mungkin. Satu-satunya usaha kita untuk membuat ini mungkin sekali lagi adalah keberanian. Jangan khawatir soal hambatan, anggaran, bersama-sama kita bisa lakukan. Target 10 juta kita menurut saya lompatan yang luar biasa," katanya.
Sementara itu, Kepala BPJPH Aqil Irham menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah implementasi UU 33/2014 yang sejak diresmikan, mengalihkan tanggung jawab sertifikasi halal dari MUI kepada BPJPH.
Menurutnya, target 10 juta bukan sekadar kegiatan seremonial, politis dan janji manis atau lips service saja. Lebih dari itu, hal ini memilki peranan penting.
"Ini merupakan tekad semangat dan komitmen untuk melakukan lompatan tinggi di luar pola capaian yang selama ini ada agar sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia Indonesia bisa memenangkan kompetisi di tingkat global dalam hal produk halal," ujarnya.
Program ini bertujuan untuk memberikan 10 juta sertifikat halal kepada UMKM secara nasional. Hadir dalam kegiatan itu Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, Ketua Komisi VIII DPR RI H Yandri Susanto, Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham, dan Staf Khusus Presiden RI Diaz Hendropriyono. Baca juga: Menag Yaqut dan Menteri Urusan Islam Arab Saudi Bahas Mikrofon Tempat Ibadah
Dalam kesempatan itu, Menag Yaqut mengaku mengapresiasi keberanian BPJPH dalam melaksanakan program sertifikasi halal. Dia juga berterima kasih atas dukungan yang diberikan semua stakeholders, sehingga diharapkan target tersebut bisa tercapai.
"Di dunia tidak ada yang tidak mungkin. Satu-satunya usaha kita untuk membuat ini mungkin sekali lagi adalah keberanian. Jangan khawatir soal hambatan, anggaran, bersama-sama kita bisa lakukan. Target 10 juta kita menurut saya lompatan yang luar biasa," katanya.
Sementara itu, Kepala BPJPH Aqil Irham menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah implementasi UU 33/2014 yang sejak diresmikan, mengalihkan tanggung jawab sertifikasi halal dari MUI kepada BPJPH.
Menurutnya, target 10 juta bukan sekadar kegiatan seremonial, politis dan janji manis atau lips service saja. Lebih dari itu, hal ini memilki peranan penting.
"Ini merupakan tekad semangat dan komitmen untuk melakukan lompatan tinggi di luar pola capaian yang selama ini ada agar sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia Indonesia bisa memenangkan kompetisi di tingkat global dalam hal produk halal," ujarnya.
Lihat Juga :