Bentuk Relawan Covid-19, Mahasiswa Bantu Penanganan Corona
Jum'at, 24 April 2020 - 15:11 WIB
loading...
Seorang warga melintas di dinding bergambar mural bertema Covid-19 di Kota Depok, Jawa Barat, Jumat 17 April 2020. Warga membuat mural tersebut mengedukasi masyarakat sekitar agar lebih waspada pada penyebaran virus Corona. Foto/ SINDOnews/Yorri Farli
A
A
A
JAKARTA - Kelompok Cipayung Plus dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-DKI Jakarta bergabung dalam relawan penanganan pandemi Covid-19.
Relawan penanganan pandemi Covid-19 memfokuskan diri membantu mahasiswa perantauan. Ketua Bidang Relawan Pendukung Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Yulius Setiarto mengatakan pembentukan relawan sebagai bentuk kesadaran bersama dari generasi muda bangsa untuk melakukan gotong royong.
Mereka mengaku terpanggil untuk berada di garda terdepan dalam menangani pandemi Covid-19 ini. “Karena itu, kami berusaha untuk menyatukan semua kelompok bangsa agar bahu-membahu menolong semua,” ujar Yulius dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Jumat (24/04/2020).(Baca juga: Soal Beda Mudik dan Pulang Kampung, PKS: Sama-sama Berisiko Bawa Virus )
Dia mengungkapkan sejarah telah membuktikan anak muda dan mahasiwa merupakan penggerak bangsa. Untuk itu, Gugus Tugas menyatukan para mahasiswa yang selama ini sebenarnya sudah bergerak secara mandiri.
Dengan bersatu, konsolidasi akan semakin mudah dan kekuatan untuk menangani krisis ini akan lebih besar lagi. “Berangkat dari hal itulah, Gugas Tugas berinisiatif untuk mengumpulkan kelompok Cipayung Plus dan BEM se-DKI untuk bergerak bersama dan berkolaborasi menjawab tantangan pandemi ini,” tutur Yulius.
Relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 berharap para mahasiswa ini dapat mengaktifkan jaringannya di seluruh Indonesia. Perlu diketahui, paparan Covid-19 ini sudah menyebar ke seluruh provinsi di Indonesia.
Yulius mengungkapkan para ketua umum organisasi mahasiswa ini sedang berdiskusi merumuskan program dan kegiatan yang tepat dalam menangani pandemi Covid-19. Salah satu yang sudah terungkapkan akan membantu para mahasiswa di perantauan yang terdampak Covid-19.
Relawan penanganan pandemi Covid-19 memfokuskan diri membantu mahasiswa perantauan. Ketua Bidang Relawan Pendukung Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Yulius Setiarto mengatakan pembentukan relawan sebagai bentuk kesadaran bersama dari generasi muda bangsa untuk melakukan gotong royong.
Mereka mengaku terpanggil untuk berada di garda terdepan dalam menangani pandemi Covid-19 ini. “Karena itu, kami berusaha untuk menyatukan semua kelompok bangsa agar bahu-membahu menolong semua,” ujar Yulius dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Jumat (24/04/2020).(Baca juga: Soal Beda Mudik dan Pulang Kampung, PKS: Sama-sama Berisiko Bawa Virus )
Dia mengungkapkan sejarah telah membuktikan anak muda dan mahasiwa merupakan penggerak bangsa. Untuk itu, Gugus Tugas menyatukan para mahasiswa yang selama ini sebenarnya sudah bergerak secara mandiri.
Dengan bersatu, konsolidasi akan semakin mudah dan kekuatan untuk menangani krisis ini akan lebih besar lagi. “Berangkat dari hal itulah, Gugas Tugas berinisiatif untuk mengumpulkan kelompok Cipayung Plus dan BEM se-DKI untuk bergerak bersama dan berkolaborasi menjawab tantangan pandemi ini,” tutur Yulius.
Relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 berharap para mahasiswa ini dapat mengaktifkan jaringannya di seluruh Indonesia. Perlu diketahui, paparan Covid-19 ini sudah menyebar ke seluruh provinsi di Indonesia.
Yulius mengungkapkan para ketua umum organisasi mahasiswa ini sedang berdiskusi merumuskan program dan kegiatan yang tepat dalam menangani pandemi Covid-19. Salah satu yang sudah terungkapkan akan membantu para mahasiswa di perantauan yang terdampak Covid-19.
Lihat Juga :