Bantuan Operasional Pesantren Bakal Cair Bulan Ini
Rabu, 05 Agustus 2020 - 11:55 WIB
loading...
Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Waryono mengatakan rencananya bulan ini bantuan operasional pesantren (BOP) akan mulai didistribusikan untuk pesantren-pesantren di seluruh Indonesia. FOTO/Humas Kemenag
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) bekerja sama dengan sejumlah kementerian membantu pondok pesantren , serta sekolah-sekolah diniyah dan perekonomian para gurunya yang terdampak pandemi COVID-19 .
Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Waryono mengatakan rencananya bulan ini bantuan operasional pesantren (BOP) akan mulai didistribusikan untuk pesantren-pesantren di seluruh Indonesia. Ada juga dukungan sarana dan prasarana, seperti penyediaan hand sanitizer dan wastafel.
Kementerian Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan bantuan pembangunan tempat mandi, cuci, dan kakus (MCK). Peningkatan jumlah MCK di lembaga pendidikan yang berupa asrama penting untuk mencegah penularan virus corona.(Baca juga: Kemenag Pastikan Pengelola Pesantren Utamakan Keselamatan Santri )
"MCK ini persoalan sendiri. Memang banyak dilema. Kementerian Agama akan memberikan BOP dan pembelajaran daring kepada pesantren. Kementerian lain, BNPB, Kemenkes, dan pemda membantu rapid test dan macam-macam," katanya kepada SINDOnews, Selasa (4/8/2020).
Pemberian fasilitas tes COVID-19 oleh satuan tugas dan pemerintah daerah cukup membantu para santri. Apalagi di tengah pandemi virus corona, perekonomian orang tua mereka juga terdampak. "Bayangkan santri harus bayar. SPP itu nunggak-nunggak. Ekonominya terdampak," kata Waryono.
Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Waryono mengatakan rencananya bulan ini bantuan operasional pesantren (BOP) akan mulai didistribusikan untuk pesantren-pesantren di seluruh Indonesia. Ada juga dukungan sarana dan prasarana, seperti penyediaan hand sanitizer dan wastafel.
Kementerian Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan bantuan pembangunan tempat mandi, cuci, dan kakus (MCK). Peningkatan jumlah MCK di lembaga pendidikan yang berupa asrama penting untuk mencegah penularan virus corona.(Baca juga: Kemenag Pastikan Pengelola Pesantren Utamakan Keselamatan Santri )
"MCK ini persoalan sendiri. Memang banyak dilema. Kementerian Agama akan memberikan BOP dan pembelajaran daring kepada pesantren. Kementerian lain, BNPB, Kemenkes, dan pemda membantu rapid test dan macam-macam," katanya kepada SINDOnews, Selasa (4/8/2020).
Pemberian fasilitas tes COVID-19 oleh satuan tugas dan pemerintah daerah cukup membantu para santri. Apalagi di tengah pandemi virus corona, perekonomian orang tua mereka juga terdampak. "Bayangkan santri harus bayar. SPP itu nunggak-nunggak. Ekonominya terdampak," kata Waryono.
Lihat Juga :