Swing Voters Diprediksi Meningkat pada Pilpres 2024, Ini Penyebabnya
Rabu, 17 Juni 2020 - 14:05 WIB
loading...
Direktur P3S, Jerry Massie menilai sejumlah figur kepala daerah seperti Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, Anies Baswedan hingga Khofifah Indar Parawansa berpeluang besar menjadi kontestan Pilpres 2024. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie menilai sejumlah figur kepala daerah seperti Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, Anies Baswedan hingga Khofifah Indar Parawansa berpeluang besar menjadi kontestan Pilpres 2024 . Figur-figur tersebut dianggap memiliki peluang karena kebijakan yang diuji publik dalam menangani virus Corona (COVID-19).
"Dua tokoh milenial yakni Erick Thohir dan Sandiaga Uno. Alasan mendasar, kecepatan, kesiagaan sampai ketepatan mengambil policy and decision (kebijakan dan keputusan) menjadi kartu As," ujar Jerry kepada SINDOnews, Rabu (17/6/2020). (Baca juga: JPPI Sebut Langkah Pemerintah Membuka Sekolah Kebijakan Galau)
Menurut Jerry, peran media juga memiliki andil yang sangat besar mendongkrak popularitas dan elktabilitas mereka. Saat ini figur kepala daerah tersebut kerap muncul dilayar kaca dan ini menjadi magnet politik dan daya magis politik yang bisa dikonversi menjadi elektoral.
Hal ini masih ditambah dengan mulai pasang surut bahkan turunnya elektabilitasnya Prabowo Subianto dan PDIP dari sisi kepartaian, sehingga ini menjadi sinyalemen positif bagi figur kepala daerah dan figur profesional lainnya.
Dia menerangkan ketegasan dan visioner menjadi poin penting penilaian publik pada Pilpres 2024 mendatang. Dia menilai saat ini rakyat butuh figur yang visioner bukan sekadar imaging political (politik pencitraan), tapi political action (tindakan politik). Dengan kata lain, bukan hanya umbar janji atau politik jual kecap bahkan politik dagang sapi, tapi the real politic.
"Dua tokoh milenial yakni Erick Thohir dan Sandiaga Uno. Alasan mendasar, kecepatan, kesiagaan sampai ketepatan mengambil policy and decision (kebijakan dan keputusan) menjadi kartu As," ujar Jerry kepada SINDOnews, Rabu (17/6/2020). (Baca juga: JPPI Sebut Langkah Pemerintah Membuka Sekolah Kebijakan Galau)
Menurut Jerry, peran media juga memiliki andil yang sangat besar mendongkrak popularitas dan elktabilitas mereka. Saat ini figur kepala daerah tersebut kerap muncul dilayar kaca dan ini menjadi magnet politik dan daya magis politik yang bisa dikonversi menjadi elektoral.
Hal ini masih ditambah dengan mulai pasang surut bahkan turunnya elektabilitasnya Prabowo Subianto dan PDIP dari sisi kepartaian, sehingga ini menjadi sinyalemen positif bagi figur kepala daerah dan figur profesional lainnya.
Dia menerangkan ketegasan dan visioner menjadi poin penting penilaian publik pada Pilpres 2024 mendatang. Dia menilai saat ini rakyat butuh figur yang visioner bukan sekadar imaging political (politik pencitraan), tapi political action (tindakan politik). Dengan kata lain, bukan hanya umbar janji atau politik jual kecap bahkan politik dagang sapi, tapi the real politic.
Lihat Juga :