Tiada Maaf bagi Subur Sembiring

Selasa, 16 Juni 2020 - 20:00 WIB
loading...
Tiada Maaf bagi Subur...
Sejumlah politikus senior Partai Demokrat telah melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Senin 8 Juni 2020. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Partai Demokrat murka terhadap Subur Sembiring. Manuvernya dianggap mengganggu stabilitas partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu. Demokrat pun mendepak Subur dari keanggotaan partai yang bermarkas di Proklamasi 41, Jakarta tersebut.

Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya mengatakan, Dewan Kehormatan telah menjatuhkan sanksi pemberhentian Subur sebagai anggota partai. "Terbukti bersalah telah melakukan perbuatan tingkah laku buruk yang merugikan citra dan membahayakan kewibawaan Partai Demokrat," ujar politisi asal Tanah Rencong itu dalam keterangan tertulisnya, Senin (15/6/2020).

Dia mengatakan, manuver politik yang dilakukan Subur Sembiring akhir-akhir ini telah mengundang kecaman dan kemarahan kader Partai Demokrat. Tidak hanya satu atau dua kali saja Subur Sembiring membuat kontroversi yang telah merugikan Partai Demokrat.

Pengamat politik Idil Akbar menilai Subur Sembiring terlalu offside karena menyampaikan pengambilalihan kepemimpinan Demokrat. Apalagi itu hanya soal ketidakadaan surat keputusan (SK) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkuham) tentang kepengurusan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) .

Belakangan, ternyata Yasonna Laoly telah meneken SK bernomor M.HH-10.AH.11.01 Tahun 2020 pada 18 Mei lalu. Idil mengatakan cara komunikasi Subur dan bersafari ke Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Yasonna itu sebuah kekeliruan.

"Kata mengambil alih ini yang menjadi persoalan. Saya melihat bahwa secara administrasi, dia mencoba mengkritisi terkait dengan pentingnya SK pengangkatan AHY," ujar dosen Universitas Padjajaran (Unpad) itu saat dihubungi SINDOnews, Selasa (16/6/2020). (Baca juga: Dipecat Demokrat, Politikus yang Persoalkan Kepengurusan AHY Ini Protes ).

Pengambilalihan kepemimpinan itu, menurut Subur, karena dia belum melihat SK kepengurusan Partai Demokrat 2020-2025. Skuad ini dipimpin AHY yang secara aklamasi dalam Kongres 15 Maret lalu.

Dia mempertanyakan kenapa Proklamasi 41 tidak menyampaikan SK itu kepada kader. Dia menuding ada yang sengaja menyembunyikan SK. "Itu saya ambil alih (kepemimpinan), itu dalam internal partai biasa. Enggak ada yang diancam," ucapnya.

Kembali ke Idil, dia menyebut Demokrat seharusnya tidak memecat kader seniornya. Dalam politik memang tidak ada kawan dan lawan yang abadi. Yang abadi hanya soal kepentingan. Menurutnya, pengurus Demokrat seharusnya memanggil Subur untuk dimintai klarifikasi atas manuvernya.

"Problem Demokrat seperti beberapa partai politik terlalu oligarkis. Bahwa melihat kepemimpinan selalu yang sakral. Kritik sedikit terhadap kepemimpinan langsung reaktif untuk kemudian melakukan pemecatan," tuturnya.

Sudah jatuh tertimpa tangga. Itulah gambaran yang pas untuk Subur. Manuvernya, selain berbuntut pendepakan, juga pelaporan ke kepolisian. Wasekjen Demokrat Irwan melaporkannya ke Polres Tangerang Selatan (Tangsel).

Anggota DPR RI itu menilai Subur telah melakukan penghinaan, ancaman, dan pencemaran nama baik. Irwan menggunakan Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) sebagai sandaran laporannya. "Saya imbau kepada Subur Sembiring untuk hentikan perbuatan mengganggu dan merongrong martabat Partai Demokrat. Bersiap-siap menghadapi proses hukum ke pengadilan," tegasnya.

Subur Sembiring tidak terima dilaporkan ke polisi. Dia merasa tidak melanggar UU ITE. "Sekarang anda bilang melanggar UU ITE, di mana melanggarnya? Saya enggak mengajak, saya tidak mengimbau juga," kata Subur Sembiring kepada SINDOnews, Senin (15/6/2020).

Subur mengaku hanya memberikan pernyataan ada kekosongan kepemimpinan Partai Demokrat. "Itu saya ambil alih, itu dalam internal partai biasa, enggak ada yang diancam," ungkapnya. (Baca juga: Dilaporkan ke Polisi, Subur Sembiring: Jangan Kebiri Hak Saya ).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowonomics Jadi Tema...
Prabowonomics Jadi Tema Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Beri Penjelasan
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Dirikan LBH, Jro Bima:...
Dirikan LBH, Jro Bima: Perindo Bali Harus Jadi Rumah Keadilan
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
Mantan Ketua KAMMI,...
Mantan Ketua KAMMI, BEM UI, hingga Korpus BEM SI Masuk Pengurus Gema Keadilan
Partai Perindo Hadiri...
Partai Perindo Hadiri Milad PBB, Dukung Konsolidasi Politik untuk Stabilitas Nasional
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
Lanjutkan Perjuangan...
Lanjutkan Perjuangan Ayah, Nurdiansyah Alasta Nyalon Ketua DPD Demokrat Aceh
Jelang Musda Partai...
Jelang Musda Partai Demokrat Aceh, Nurdiansyah Alasta Dapat Dukungan dari Mualem
Rekomendasi
Gigi yang Tidak Sehat...
Gigi yang Tidak Sehat Bisa Sebabkan Penyakit Jantung? Ini Faktanya
BTS Pecahkan Rekor Spotify,...
BTS Pecahkan Rekor Spotify, Jadi Artis Pertama dengan 6 Video Musik di Top 10 Global
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
Berita Terkini
Anis Matta soal Politik...
Anis Matta soal Politik Luar Negeri Bebas Aktif: Jangan Datang kepada Orang Hanya Waktu Kita Punya Masalah
Mohon Perlindungan Presiden,...
Mohon Perlindungan Presiden, Asosiasi Petani Tembakau Tolak Rancangan Pembatasan Kadar Nikotin
Ketua MUI Harap KUII...
Ketua MUI Harap KUII VIII Keluarkan Rekomendasi Tegas Penolakan Praktik LGBT
Pakar: Penggeledahan...
Pakar: Penggeledahan dalam Kasus Febrie Dapat Dibenarkan Asal Sesuai Prosedur
Kenapa Febrie Adriansyah...
Kenapa Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK? Kejagung Ungkap Alasannya
Presiden PKS: Olahraga...
Presiden PKS: Olahraga Jadi Jembatan Pembangunan Mental Generasi Muda
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved