Memoderasi Pemindahan IKN

Jum'at, 11 Maret 2022 - 12:58 WIB
loading...
A A A
Masalah Papua
Papua di timur, sedang bergolak. Papua adalah reoresentasi wilayah Indonesia timur paling tertinggal. Sekali lagi jika tujuannya adalah keseimbangan dan solusi dan dimulai dari departemen teknis yang benar benar bekerja di lapangan, maka perpindahan ibu kota yang dimulai dari departemen teknis dan bukan lambang istana, sebagian bisa untuk menjadi solusi Papua.

Dengan kemajuan internet dan konektifitas sekarang tidak ada salahnya meletakkan misalanya 5 departemen teknis di Papua. Tugasnya adalah berbelanja kepada rakyat setempat dan memberi kesempatan pemuda setempat di berbagai departemen. Seperti juga di Kalimantan akan datang sukarelawan ke sana berupa warung tegal, sate madura, dan simpang raya.

Dengan proposal ini, maka Indonesia akan dimotori oleh tiga titik pertumbuhan, Jakarta di Barat, Kalimantan di Tengah, dan Papua di Timur, Indonesia Conected. Moderasi gap antarwilayah akan terjadi lebih cepat. Dengan pembangunan yang natural perkembangan di Timur dan Tengah masih kalah cepat dan kalah ukuran dibanding Jakarta dan Jawa. Bukannya gap makin sempit atau teratasi dari hari ke hari makin lebar saja.

Papua sama seperti Kalimantan dua pulau besar yang merupakan aset masa depan Indoensia. Selain ketimpangan antarwilayah di dua pulau ini terdapat ketimpangan di dalam, yaitu banyaknya pemain asing. Terjadi ketidakseimbangan antara pemain lokal dan asing. Janganlah orang Indonesia menjadi penonton di negeri sendiri, menjadi buruh masih lumayan, tetapi jika diberi jalan menjadi pemain tentu sangat diharapkan.

Pemberian lisen perkebunan dan pertambangan jangalah berbasis modal tetapi berbasislah kepada SDM. Yaitu sekumpulan sarjana terkait diberi pinjaman tanah, dan juga peralatan dasar, bukan menjadi BUMN baru yang banyak yang sakit bahkan sekarat, tetapi biarlah mereka para sarjana bekerja keras dan sekedar berbagi dengan negara berupa pajak dan bagi hasil atas alat-alat yang dipinjamkan. Pangan kita yang tergantung kepada luar negeri layak menjadi perhatian dalam karya nyata ini.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dokter Tifa dan Roy...
Dokter Tifa dan Roy Suryo: Ujian bagi Kebangkitan Intelektual Publik?
Ekonomi Piala Dunia...
Ekonomi Piala Dunia dan Problem Institusi di Indonesia
Transformasi Polri di...
Transformasi Polri di Tengah Era Disrupsi Digital
Tantangan Tata Kelola...
Tantangan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Ketahanan Nasional
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Rekomendasi
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
Dilaporkan ke Polres...
Dilaporkan ke Polres Jaksel, Roy Suryo Langsung Pamerkan IPK 3,86
Indonesia Lampaui Target...
Indonesia Lampaui Target di Kejuaraan Tinju Asia U-19 & U-23 2026, Raih 7 Medali
Berita Terkini
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Etik Suryani dan Kepala Dinas PU, Sejumlah Dokumen Disita
Airlangga Bertolak ke...
Airlangga Bertolak ke Shanghai Tanda Tangani Pendirian WAICO
Dekopin Siap Kawal Amanat...
Dekopin Siap Kawal Amanat Presiden Prabowo Jadikan Koperasi Motor Utama Ekonomi Rakyat
9 Jam Diperiksa KPK,...
9 Jam Diperiksa KPK, Bobby Rizaldi Dukung Penegakan Hukum Kasus Muara Enim
Gus Lilur Usulkan Mahfud...
Gus Lilur Usulkan Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Masuk Kabinet Prabowo
Mendagri Paparkan Kinerja...
Mendagri Paparkan Kinerja Anggaran Kemendagri yang Tetap Optimal di Tengah Efisiensi
Infografis
2025, Anggaran untuk...
2025, Anggaran untuk Pembangunan IKN Hanya Rp143 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved