Moeldoko Ingin Indonesia Dikelola dengan Politik Cinta Kasih

Kamis, 10 Maret 2022 - 17:53 WIB
loading...
Moeldoko Ingin Indonesia...
Kepala Staf Presiden (KSP) Jenderal (Purn) Moeldoko menginginkan Indonesia dibangun dengan politik cinta kasih. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Staf Presiden (KSP) Jenderal (Purn) Moeldoko menyebut Indonesia akan menjadi negara yang kekayaan, identitas, budaya dan masa depannya hancur jika tidak dijaga. Untuk itu, jangan sampai sinisme, korupsi dan aksi main hakim sendiri berkuasa.

Mantan Panglima TNI ini menginginkan Indonesia dibangun dengan politik cinta kasih. Jika negara ini dikelola dengan politik cinta kasih maka Indonesia akan damai dan sejahtera.

”Yang dimaksud politik cinta kasih adalah menjauhkan diri kita dari rasa kebencian, rasa saling memusuhi. Di antara kita, sesama, seharusnya saling membesarkan, saling membantu bukan saling menyengsarakan. Di antara sesama harus saling mengangkat harkat, derajat dan martabat,” ujarnya, Kamis (10/3/2022).

Baca juga: Forum W20, Indonesia Serukan Pembangunan Inklusif bagi Perempuan

Dalam setiap kesempatan, kata Moeldoko, Presiden Joko Widodo (Jokowi) selalu mengutarakan Indonesia itu adalah negara yang besar. Negara yang terdiri dari 714 suku dengan jumlah penduduk cukup besar yakni 263 juta lebih jiwa dengan 1.200 bahasa.

Moeldoko tidak ingin Indonesia bernasib seperti Afghanistan. Sebuah negara yang hingga kini masih terjerembab pada konflik dan membuat wilayah itu porak poranda. Padahal, Afghanistan adalah sebuah negara yang tidak terlalu besar yang hanya terdapat tujuh suku besar disana.

Baca juga: Buka Festival Pasola, Moeldoko: Budaya Jangan Diusik Atas Nama Apa pun
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bertemu Kepala BGN,...
Bertemu Kepala BGN, Dudung: Saya Bilang KSP Kawal Ketat Program Unggulan Bapak Presiden
Pesan Menohok Dudung...
Pesan Menohok Dudung ke Habib Rizieq: Ulama Itu Meneduhkan, Mulutnya Tak Menjelekkan
Jabat Kepala Bakom,...
Jabat Kepala Bakom, Qodari: Harus Agresif, Kalau Diserang Tidak Diam
Dudung Bakal Buka Layanan...
Dudung Bakal Buka Layanan Aduan 24 Jam, Begini Alurnya
Jadi Kepala Staf Kepresidenan,...
Jadi Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Buka Laporan 24 Jam
Dikabarkan Jadi KSP,...
Dikabarkan Jadi KSP, Dudung: Saya Prajurit, Harus Siap Perintah Presiden
Dudung Kunjungi RSUD...
Dudung Kunjungi RSUD Kota Bekasi, Pastikan Penanganan Medis Korban Kecelakaan Kereta
Kepala Staf Kepresidenan:...
Kepala Staf Kepresidenan: Akad Massal FLPP Jadi Tonggak Penting Capai Target Perumahan Nasional
Qodari Tegaskan Komitmen...
Qodari Tegaskan Komitmen Pemerintah terhadap Pendidikan Penyandang Disabilitas
Rekomendasi
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Bantah Nikmati Uang...
Bantah Nikmati Uang Jemaah Hanania, Keanu AGL Serahkan Rekening Koran ke Polisi
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved