Moeldoko Ingin Indonesia Dikelola dengan Politik Cinta Kasih

Kamis, 10 Maret 2022 - 17:53 WIB
loading...
A A A
”Demikian halnya jumlah penduduknya juga tidak terlalu banyak seperti di Indonesia. Tetapi sudah lebih 40 tahun negara tersebut berkelahi. Sampai sekarang belum menemukan titik temu untuk menyudahi konflik di dalam negerinya,” ucapnya.

Ketika Presiden Jokowi bertandang ke Afghanistan, Presiden Ashraf Ghani saat itu meminta agar Indonesia belajar dari Afganistan. Untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan.

“Pak Jokowi, 40 tahun yang lalu warga kami, khususnya yang wanita setiap sore menyetir mobil sendirian sambil berkeliling kota. Tapi apa yang terjadi sekarang, setelah 40 tahun, para wanita dan anak-anak menjadi korban terhadap sebuah situasi yang belum tahu kapan akan berakhir. Bapak harus jaga Indonesia, negara Anda negara dengan keberagaman yang besar. Belajarlah dari kami, suku kami tidak banyak, tapi sudah perang saudara 40 tahun lebih lamanya,” ucap Moeldoko.

Dari pengakuan Ghani tersebut, Moeldoko menegaskan aset negaradan bangsa yang paling besar yang harus dijaga baik-baik adalah persaudaraan, persatuan dan kesatuan. Jika aset-aset besar tersebut terganggu, maka situasi keamanan, situasi stabilitas akan terganggu.

”Konflik di berbagai negara menjadi poin penting buat pembelajaran warga Indonesia. Ini menjadi poin penting. Setelah semuanya berantakan, baru sadar kalau negaranya hancur lebur, seperti dialami Afghanistan. Jangan sampai Indonesia seperti itu. Ayo, kita jaga bersama-sama negara bangsa ini,” ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bertemu Kepala BGN,...
Bertemu Kepala BGN, Dudung: Saya Bilang KSP Kawal Ketat Program Unggulan Bapak Presiden
Pesan Menohok Dudung...
Pesan Menohok Dudung ke Habib Rizieq: Ulama Itu Meneduhkan, Mulutnya Tak Menjelekkan
Jabat Kepala Bakom,...
Jabat Kepala Bakom, Qodari: Harus Agresif, Kalau Diserang Tidak Diam
Dudung Bakal Buka Layanan...
Dudung Bakal Buka Layanan Aduan 24 Jam, Begini Alurnya
Jadi Kepala Staf Kepresidenan,...
Jadi Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Buka Laporan 24 Jam
Dikabarkan Jadi KSP,...
Dikabarkan Jadi KSP, Dudung: Saya Prajurit, Harus Siap Perintah Presiden
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
Dudung Kunjungi RSUD...
Dudung Kunjungi RSUD Kota Bekasi, Pastikan Penanganan Medis Korban Kecelakaan Kereta
Kepala Staf Kepresidenan:...
Kepala Staf Kepresidenan: Akad Massal FLPP Jadi Tonggak Penting Capai Target Perumahan Nasional
Rekomendasi
GoPro Sekarat: Dari...
GoPro Sekarat: Dari Bintang Wall Street Rp198 Triliun Jadi Saham Receh
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved