Anwar Abbas Heran NU Tak Rela KH Miftachul Akhyar Jadi Ketum MUI

Kamis, 10 Maret 2022 - 09:49 WIB
loading...
Anwar Abbas Heran NU...
Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas bingung akan sikap organisasi NU yang terkesan tidak merelakan KH Miftachul Akhyar menjabat sebagai Ketua Umum MUI periode 2020-2025. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas bingung akan sikap organisasi Nahdlatul Ulama (NU) yang terkesan tidak merelakan KH Miftachul Akhyar menjabat sebagai Ketua Umum MUI periode 2020-2025.

Hal ini sebagai respons atas pernyataan KH Miftachul Akhyar yang menyatakan telah mengirimkan surat pengunduran diri dari jabatan Ketum MUI. Sebab KH Miftachul saat ini juga menjabat sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Baca juga: Rapat Kesekjenan MUI Belum Bisa Menerima Pengunduran Diri KH Miftachul Akhyar

"Herannya saya mengapa NU tidak membolehkan dan merelakannya bagi melaksanakan tugas suci dan mulia tersebut sehingga saya benar-benar jadi bingung sendiri dibuatnya," ujar Anwar dikutip dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/3/2022).

Anwar mengatakan sosok KH Miftachul Akhyar sendiri merupakan seorang tokoh dan ulama serta pemimpin yang rendah hati. Sehingga KH Miftachul Akhyar dinilai sangat dibutuhkan dan diharapkan untuk mempersatukan umat.

Adapun tugas-tugas yang diemban KH Miftachul Akhyar di MUI selama lebih dari setahun, lanjut Anwar, juga terlaksana dengan baik. Anwar merasa sosok KH Miftachul telah dekat, dicintai, dan disayang oleh para jajaran MUI.

"Terus terang kami butuh Bapak KH miftachul akhyar untuk menjadi pimpinan kami," ucap dia.

Untuk itu, Anwar meminta kepada pimpinan dan warga NU agar KH Miftachul Akhyar tetap untuk terus menjadi pimpinan MUI. Dia pun rela jika KH Miftachul tidak bekerja secara full di MUI karena harus mengurus NU.

"Kami berharap biarlah sisa-sisa waktu beliau berikan untuk kami di MUI. Bagi kami hal itu tidak masalah karena kami akan tetap bisa bekerja secara bersama-sama di bawah pimpinan dan arahan beliau," ucapnya. Baca juga: KH Miftachul Akhyar Mundur dari Ketum MUI

"Insya Allah dengan jiwa besar dari pimpinan dan warga NU yang membolehkan Bapak KH Miftachul Akhyar untuk tetap memimpin MUI, kami harapkan persatuan dan kesatuan umat akan bisa kita jaga," tutup dia.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Halaqoh Kiai Muda NU...
Halaqoh Kiai Muda NU Soroti Kepemimpinan di PBNU
Paradoks NU: Ketika...
Paradoks NU: Ketika Membesar, Jangan Sampai Kehilangan Akar
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Nahdliyin Muda Batang:...
Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
Pesan Iduladha 2026...
Pesan Iduladha 2026 dari Ketum PBNU: Teguhkan Iman, Siap Berkorban demi Masa Depan Lebih Baik
PCNU Cirebon Ajukan...
PCNU Cirebon Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
Rekomendasi
Diperiksa Terkait Kasus...
Diperiksa Terkait Kasus Hanania Group, Praz Teguh Akui Sudah Kembalikan Uang Saku
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
Berita Terkini
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
ADIGSI dan Crest Kerja...
ADIGSI dan Crest Kerja Sama Pengembangan Keamanan Siber Nasional
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved