Surat Tak Direspons, Dubes Ukraina: Pak Jokowi dan Bu Retno, Kenapa Anda Diam?
Senin, 07 Maret 2022 - 17:03 WIB
loading...
Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin mengaku surat yang dikirim ke Presiden Jokowi dan Menlu Retno Marsudi belum mendapat respons. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin mengabarkan dirinya sudah mengirimkan surat resmi dan terbuka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Namun, dia mengaku belum menerima respons apa pun dari pemerintah Indonesia.
"Saya memang berharap bisa bertemu langsung dengan Presiden Jokowi, tapi saya memaklumi betapa sibuknya Presiden, terlebih dengan agenda G20 yang sedang berjalan," ujar Vasyl dalam wawancara eksklusif dengan MNC Portal Indonesia (MPI) di Jakarta, Senin(7/3/2022).
Namun, Vasyl menyayangkan tidak ada respons yang diterimanya hingga saat ini, baik informal dan formal. Vasyl juga mengaku memiliki kontak Menlu Retno. "Bu Retno, sudah saya telpon, saya WhatsApp, sama sekali tidak ada jawaban, dan telpon tidak diangkat," ungkap Vasyl.
Baca juga: Inilah Alasan Rusia Menghentikan Ukraina yang Ingin Gabung NATO
Vasyl mengatakan, ada beberapa hal yang diinginkan oleh Ukraina dari Indonesia. Jika Indonesia memang tidak bisa mengirimkan dukungan militer, diharapkan ada bantuan bentuk lain yang bisa diberikan untuk rakyat Ukraina.
Baca juga: Sejarah Berpisahnya Ukraina dari Uni Soviet
"Yang pertama adalah dukungan moral, seperti misalnya kecaman terhadap aksi Rusia, kami tidak melihat kata-kata yang kuat dari pemerintah. Pernyataan yang diterbitkan di laman Kemlu, menurut saya, sedikit lemah, karena kata-kata seperti "hentikan perang", "kami mau kedamaian dan stabilitas", itu sama persis dengan omongan Vladimir Putin," tegas Vasyl.
"Saya memang berharap bisa bertemu langsung dengan Presiden Jokowi, tapi saya memaklumi betapa sibuknya Presiden, terlebih dengan agenda G20 yang sedang berjalan," ujar Vasyl dalam wawancara eksklusif dengan MNC Portal Indonesia (MPI) di Jakarta, Senin(7/3/2022).
Namun, Vasyl menyayangkan tidak ada respons yang diterimanya hingga saat ini, baik informal dan formal. Vasyl juga mengaku memiliki kontak Menlu Retno. "Bu Retno, sudah saya telpon, saya WhatsApp, sama sekali tidak ada jawaban, dan telpon tidak diangkat," ungkap Vasyl.
Baca juga: Inilah Alasan Rusia Menghentikan Ukraina yang Ingin Gabung NATO
Vasyl mengatakan, ada beberapa hal yang diinginkan oleh Ukraina dari Indonesia. Jika Indonesia memang tidak bisa mengirimkan dukungan militer, diharapkan ada bantuan bentuk lain yang bisa diberikan untuk rakyat Ukraina.
Baca juga: Sejarah Berpisahnya Ukraina dari Uni Soviet
"Yang pertama adalah dukungan moral, seperti misalnya kecaman terhadap aksi Rusia, kami tidak melihat kata-kata yang kuat dari pemerintah. Pernyataan yang diterbitkan di laman Kemlu, menurut saya, sedikit lemah, karena kata-kata seperti "hentikan perang", "kami mau kedamaian dan stabilitas", itu sama persis dengan omongan Vladimir Putin," tegas Vasyl.
Lihat Juga :