Survei: Kepuasan Publik pada Jokowi Meningkat Jadi 72,93 Persen
Sabtu, 05 Maret 2022 - 11:24 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau kita lihat tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah Pak Jokowi-Ma'ruf Amin ternyata ada tren peningkatan dari survei kami sebelumnya yang kami lakukan di akhir tahun 2021 kemarin," tambahnya.
Sementara itu, ketidakpuasan publik atas kinerja Jokowi terekam menurun 16,2 persen. dibanding November 2021. Terekam dalam survei bahwa pada November 2021 ketidakpuasan publik mencapai 40,43 persen sedangkan pada Januari 2022 menjadi 24,2 persen.
"Dari angka 60,08 persen ini naik hingga angkanya menjadi 72,93 persen, trennya naik tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah Jokowi-Ma'ruf Amin," jelasnya.
Survei ini digelar pada 18-25 Januari 2022 dengan melibatkan 1.230 responden yang sudah berumur 17 tahun atau sudah menikah. Metode yang digunakan dalam survei dilakukan dengan cara multistage random sampling, di mana, jumlah responden tiap provinsi Indonesia diambil secara proporsional berdasarkan proyeksi jumlah penduduk Indonesia tahun 2020.
Margin of error survei ini kurang-lebih 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Wawancara para responden digelar secara tatap muka.
Sementara itu, ketidakpuasan publik atas kinerja Jokowi terekam menurun 16,2 persen. dibanding November 2021. Terekam dalam survei bahwa pada November 2021 ketidakpuasan publik mencapai 40,43 persen sedangkan pada Januari 2022 menjadi 24,2 persen.
"Dari angka 60,08 persen ini naik hingga angkanya menjadi 72,93 persen, trennya naik tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah Jokowi-Ma'ruf Amin," jelasnya.
Survei ini digelar pada 18-25 Januari 2022 dengan melibatkan 1.230 responden yang sudah berumur 17 tahun atau sudah menikah. Metode yang digunakan dalam survei dilakukan dengan cara multistage random sampling, di mana, jumlah responden tiap provinsi Indonesia diambil secara proporsional berdasarkan proyeksi jumlah penduduk Indonesia tahun 2020.
Margin of error survei ini kurang-lebih 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Wawancara para responden digelar secara tatap muka.
(maf)
Lihat Juga :