KedaiKopi: Pengusul Pemilu 2024 Ditunda Remehkan Calon Suksesor Jokowi

Selasa, 01 Maret 2022 - 21:55 WIB
loading...
KedaiKopi: Pengusul...
Pendiri lembaga survei KedaiKOPI, Hendri Satrio berpendapat bahwa pengusul wacana penundaan Pemilu 2024 tengah meremehkan kemampuan calon pemimpin bangsa Indonesia pasca kepemimpinan Presiden Jokowi. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pendiri lembaga survei KedaiKOPI, Hendri Satrio berpendapat bahwa pengusul wacana penundaan pemilihan umum (Pemilu) 2024 tengah meremehkan kemampuan calon pemimpin bangsa Indonesia pasca kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) .

"Saya berkesimpulan mereka ini menganggap remeh intelijensia rakyat Indonesia, kemudian menanggap remeh pemimpin-pemimpin Indonesia selanjutnya," ujar pria yang akrab disapa Hensat dalam diskusi LP3ES bertajuk 'Menunda Pemilu, Membajak Demokrasi' secara daring, Selasa (1/3/2022). Baca juga: Jika Penundaan Pemilu 2024 Terwujud, LP3ES: Indonesia Bukan Lagi Negara Demokrasi

Dia pun mengungkap hasil temuannya pada bulan Desember 2020 lalu. Di mana kala itu, dia menanyakan kepada respondennya ihwal sosok yang dianggap pantas untuk menjadi calon pemimpin di 2024 mendatang.

Hasilnya, kata dia, terdapat ratusan nama calon yang dianggap layak untuk memimpin bangsa Indonesia di periode mendatang. Hensat pun menegaskan bahwa hasil tersebut telah membantah bahwa argumentasi yang digunakan pengusul tentang Presiden Jokowi masih menjadi yang terbaik untuk Indonesia. Baca juga: Soal Wacana Penundaan Pemilu 2024, Prabowo Subianto Hormat pada Konstitusi

"Jadi kalau kemudian alasannya belum ada tokoh Indonesia yang sebagus Pak Jokowi dalam memimpin Indonesia, apakah memang ini usaha-usaha untuk meremehkan kemampuan pemimpin Indonesia selanjutnya?" katanya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komisi II DPR Bakal...
Komisi II DPR Bakal Panggil KPU Imbas Penggunaan Jet Pribadi
Saraswati Rahayu Mundur...
Saraswati Rahayu Mundur dari DPR, PB PII: Jadi Teladan Politik Generasi Muda
Ketua MPR Sangkal Isu...
Ketua MPR Sangkal Isu Masa Jabatan Presiden Bakal Diubah Menjadi 8 Tahun
Riwayat Kepangkatan...
Riwayat Kepangkatan Tito Karnavian, Mantan Kapolri yang Jadi Mendagri di Era Jokowi dan Prabowo
Megawati Sentil Kader...
Megawati Sentil Kader PDIP Babak Belur di Pemilu 2024
Respons Mahfud MD soal...
Respons Mahfud MD soal Isu Ijazah Palsu Jokowi, Jadi Presidennya Tetap Sah
Harga Bahan Baku Naik,...
Harga Bahan Baku Naik, CW Coffee Justru Luncurkan 4 Menu Baru Seri Tunjangan Produktif
Starbucks Bakal Tutup...
Starbucks Bakal Tutup 100 Kedai Kopi, Berikut Rinciannya
Kedai Kopi di Melawai...
Kedai Kopi di Melawai Kebakaran, 21 Unit Mobil Damkar Dikerahkan
Rekomendasi
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Berita Terkini
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved