Booster Mampu Turunkan Risiko Gejala Berat Akibat Covid-19 hingga 7,1 Kali Lipat
Sabtu, 26 Februari 2022 - 02:32 WIB
loading...
A
A
A
“Bagi mereka yang memiliki komorbid, tentu ada screening saat mau divaksinasi. Selama saat screening menunjukkan masih layak divaksin, maka lebih baik divaksinasi. Ini untuk menghindari risiko yang lebih parah saat terinfeksi virus Covid-19 nantinya,” saran Tonang.
Diperkirakan saat ini Indonesia telah memasuki separuh jalan menuju puncak Omicron. Tonang berharap, dengan lebih cepat melewati puncak, kasus turun dengan cepat diikuti turunnya korban kematian. Baca juga: Turun 4.965, Dinkes DKI: Kasus Aktif Omicron di Jakarta Capai 57.043
“Tentunya untuk bisa sampai pada kondisi itu syaratnya ada dua yakni percepat vaksinasi lengkap dan tetap terus jalankan protokol kesehatan. Covid-19 masih ada tapi kita mampu menghadapinya ketika kita bekerjasama,” ujar Tonang.
Diperkirakan saat ini Indonesia telah memasuki separuh jalan menuju puncak Omicron. Tonang berharap, dengan lebih cepat melewati puncak, kasus turun dengan cepat diikuti turunnya korban kematian. Baca juga: Turun 4.965, Dinkes DKI: Kasus Aktif Omicron di Jakarta Capai 57.043
“Tentunya untuk bisa sampai pada kondisi itu syaratnya ada dua yakni percepat vaksinasi lengkap dan tetap terus jalankan protokol kesehatan. Covid-19 masih ada tapi kita mampu menghadapinya ketika kita bekerjasama,” ujar Tonang.
(mhd)
Lihat Juga :