Elektabilitas Anies Baswedan Kian Melonjak Jelang Pilpres 2024
Jum'at, 18 Februari 2022 - 20:12 WIB
loading...
Dua tahun menjelang kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) 2024, elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengalami pelonjakan yang signifikan. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Dua tahun menjelang kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) 2024 , elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengalami pelonjakan yang signifikan. Hal ini menjadi temuan dari survei yang dilakukan New Indonesia Research and Consulting beberapa waktu lalu.
Direktur Eksekutif New Media Research and Consulting, Andreas Nuryono memaparkan bahwa Anies berada pada urutan kedua dengan elektabilitas 13,8% atau terpaut hampir 7% di bawah Prabowo Subianto. Sementara itu Ganjar membayangi Anies dengan elektabilitas 13,6% atau hanya terpaut 0,3% saja. Baca juga: Anies Berharap Kehadiran WHC NU Bisa Menjangkau Konsumen Internasional yang Butuh Produk Halal
"Anies yang sebelumnya selalu berada di bawah Ganjar maupun Prabowo, (saat ini) mengalami kenaikan signifikan," ujar Andreas dalam keterangannya yang dikutip dari laman Newindonesiaresearch.com, Jumat (18/2/2022).
Praktis, kata dia, Prabowo dan Anies kini berada pada tren untuk saling berhadap-hadapan dalam kompetisi menuju Pemilu 2024 mendatang. “Jika tren terus berlanjut, Prabowo dan Anies akan menjadi dua figur yang bakal bersaing ketat,” kata dia melanjutkan.
Direktur Eksekutif New Media Research and Consulting, Andreas Nuryono memaparkan bahwa Anies berada pada urutan kedua dengan elektabilitas 13,8% atau terpaut hampir 7% di bawah Prabowo Subianto. Sementara itu Ganjar membayangi Anies dengan elektabilitas 13,6% atau hanya terpaut 0,3% saja. Baca juga: Anies Berharap Kehadiran WHC NU Bisa Menjangkau Konsumen Internasional yang Butuh Produk Halal
"Anies yang sebelumnya selalu berada di bawah Ganjar maupun Prabowo, (saat ini) mengalami kenaikan signifikan," ujar Andreas dalam keterangannya yang dikutip dari laman Newindonesiaresearch.com, Jumat (18/2/2022).
Praktis, kata dia, Prabowo dan Anies kini berada pada tren untuk saling berhadap-hadapan dalam kompetisi menuju Pemilu 2024 mendatang. “Jika tren terus berlanjut, Prabowo dan Anies akan menjadi dua figur yang bakal bersaing ketat,” kata dia melanjutkan.
Lihat Juga :