Titik Terang Penanganan Corona, RI Umumkan 5 Kombinasi Obat Lawan Covid-19

Sabtu, 13 Juni 2020 - 08:25 WIB
loading...
A A A
Bambang mengungkapkan, BIN telah melakukan rapat koordinasi dengan Kementerian Kesehatan, BPOM, dan produsen obat untuk mempercepat izin produksi. Dalam waktu dekat kombinasi-kombinasi obat tersebut diharapkan sudah bisa diproduksi massal. “BIN sudah melakukan rapat koordinasi dengan Kemenkes, BPOM, dan produsen obat untuk percepatan perizinan dan produksinya. Semuanya mendukung, saya sangat yakin karena ini demi pemulihan anak bangsa,” ucapnya.

Jika sudah diproduksi massal, lanjut Bambang, obat-obatan tersebut akan menjadi standar pemberian obat bagi pasien Covid-19, terutama di rumah sakit rujukan milik pemerintah. Selain itu, pemakaian obat-obatan tersebut juga bisa diberikan ke pasien Covid-19 di rumah sakit-rumah sakit lain. “Kami yakin efektivitas obat ini karena sudah melalui uji klinis,” katanya. (Baca juga: Angka Kematian Akibat Covid-19 di Jawa Timur Lampaui DKI)

Selain mendorong penelitian antivirus Covid-19, kata Bambang, Gugus Tugas Covid-19 BIN juga terus gencar melakukan aksi rapid test massal di beberapa wilayah yang menjadi zona merah penyebaran Covid-19. Saat ini BIN fokus dalam memutus mata rantai di wilayah Jakarta dan Surabaya. “Dari 29 Mei hingga 11 Juni kemarin sudah lebih dari 26.000 warga mengikuti rapid test massal bantuan kemanusiaan BIN. Dari jumlah rapid test tersebut ditemukan 2.629 yang reaktif dan setelah dilakukan swab test dan RT PCR terdapat 960 orang yang positif Covid-19. Angka ini menunjukkan bahwa penyebaran Covid-19 belum mengalami penurunan yang signifikan,” ungkapnya. (Lihat Foto: Kebakaran Lahan Gambut di Aceh Barat Meluas)

Dia mengungkapkan, BIN juga memberikan bantuan alat kesehatan dan APD ke beberapa rumah sakit rujukan. Selain itu, bantuan alat laboratorium juga diberikan BIN ke Lembaga Penelitian Biomolekular Eijkman, Universitas Gajah Mada, Universitas Airlangga, dan Pemerintah Kota Surabaya. “Dari kerja sama ini maka tidak ada lagi antrean specimen suspect Covid-19 dan efektivitas terapi plasma convalescent pada LBM Eijkman. Selain itu, dihasilkan rapid test oleh peneliti UGM bekerja sama dengan Universitas Mataram,” katanya.

Ketua Pusat Penelitian dan Pengembangan Stem Cell UNAIR Dr dr Purwati mengatakan, lima kombinasi obat-obatan tersebut dihasilkan dari penelitian mendalam dari obat-obatan Covid-19 yang sudah beredar di pasaran dunia. Beragam kandungan obat tersebut kemudian diujicobakan ke berbagai sampel Covid-19 yang ada di Indonesia. (Lihat Infografis: Cegah Covid-19, Pemerintah Akan Terapkan Sistem Kerja Shift)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Korupsi APD Covid-19,...
Kasus Korupsi APD Covid-19, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 3 Tahun Penjara
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Berita Terkini
Menkes: Yang Paling...
Menkes: Yang Paling Banyak Dikeluhkan Dokter adalah Perundungan
Kejati DKI Tahan 3 Tersangka...
Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kementerian PU
Perindo Ajak Tokoh Muda...
Perindo Ajak Tokoh Muda Indonesia Timur Ambil Peran Menuju 2029
Kapolri Diminta Transformasi...
Kapolri Diminta Transformasi Kultur Internal Bhayangkara
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Infografis
5 Tokoh Dunia yang Harus...
5 Tokoh Dunia yang Harus Meregang Nyawa Akibat Covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved