Prabowo Genjot Ekspor CN235, Apa Keunggulan dan Keuntungannya?

Jum'at, 04 Februari 2022 - 13:47 WIB
loading...
A A A
Tantangan ini seiring potensi market pesawat tersebut di kancah dunia. Prabowo meminta peningkatan kapasitas produksi bisa dipenuhi PTDI dalam tiga tahun. Saat ini, PTDI masih ada waktu untuk melakukan persiapan segala sesuatunya.

Dia berharap, jajaran manajemen PTDI mampu mengemban amanat ini, sebagai bagian dari kebangkitan industri dalam negeri. Dia juga meminta PTDI bisa mengembalikan kejayaan industri dirgantara nasional yang dulu pernah dicapai.

Prabowo mengungkapkan negara-negara lain telah menyatakan minat terhadap pesawat CN235. Di antaranya, Afrika, Timur Tengah, Amerika Latin, dan beberapa negara Asia dan Eropa. PTDI tercatat sudah memproduksi dan mengirimkan 69 pesawat CN235 pada 2021 di dalam maupun luar negeri.

Hingga saat ini, sekitar 286 unit pesawat itu telah tersebar di dunia. CN235 pertama kali didesain oleh Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) yang kini bertransformasi menjadi PTDI dan CASA atau sekarang Airbus Defense & Space.

Prototipe pertama bernama Elena, yang diproduksi CASA, melakukan penerbangan perdana pada 11 November 1983. Sedangkan prototipe kedua, Tetuko, diproduksi IPTN terbang untuk pertama kalinya pada Desember 1983. Beberapa negara disebut sudah meminta dan membeli pesawat buatan PTDI ini, seperti Venezuela, Senegal, Burkina Faso, Uni Emirat Arab, Pakistan, Turki, Malaysia, Korea Selatan, Thailand, Nepal, dan Brunei Darussalam.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penyebaran Budaya LGBT...
Penyebaran Budaya LGBT Ancaman Negara Nonmiliter, Ada di Perpres yang Diteken Prabowo
Fenomena Korupsi di...
Fenomena Korupsi di Era Pemerintahan Prabowo Subianto
Prabowo: Indonesia Berada...
Prabowo: Indonesia Berada pada Persimpangan Sejarah, di Tengah Konflik Dunia
Prabowo: Kita Butuh...
Prabowo: Kita Butuh Kritik untuk Perbaiki Diri
Gerindra: Komunikasi...
Gerindra: Komunikasi Prabowo dengan Jokowi Baik-Baik Aja
Prabowo Ingatkan Gaji...
Prabowo Ingatkan Gaji Polisi Berasal dari Uang Rakyat: Jangan Justru Menyusahkan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Prabowo Pangkas 1.000...
Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Menjadi 250, Bagaimana Nasib Karyawan?
Rekomendasi
Portugal Tersingkir...
Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bruno Fernandes: Timnas Spanyol Layak Menang
Ronaldo atau Ramos?...
Ronaldo atau Ramos? Statistik CR7 Bikin Martinez Dilema
Air Mata Terakhir Cristiano...
Air Mata Terakhir Cristiano Ronaldo di Panggung Piala Dunia
Berita Terkini
Andalkan Jokowi, PSI...
Andalkan Jokowi, PSI Diprediksi Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah
Menko Pangan Minta Sektor...
Menko Pangan Minta Sektor Lain Tiru Kemenhut dalam Perdagangan Karbon
Anak Indonesia Habiskan...
Anak Indonesia Habiskan Rp4,5 Triliun untuk Membeli Rokok
Calon Manajer Kopdes...
Calon Manajer Kopdes Tak Lagi Latihan Militer, Qodari: Pemerintah Tidak Menutup Mata
Nasib Gugatan Praperadilan...
Nasib Gugatan Praperadilan Roy Suryo terkait Penggeledahan Diputuskan Hari Ini, Berikut 11 Tuntutannya
Ajukan Banding, Sengketa...
Ajukan Banding, Sengketa SK DPP PPP Disebut Belum Inkrah
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved