Ditanya soal Paulus Tannos dan Harun Masiku, KPK: Tunggu Omicron Reda

Jum'at, 04 Februari 2022 - 00:08 WIB
loading...
Ditanya soal Paulus...
KPK menyatakan segera menindaklanjuti perjanjian ekstradisi Indonesia-Singapura dengan memburu Paulus Tannos dan Harun Masiku. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) mengapresiasi perjanjian ekstradisi yang telah disepakati antara Pemerintah Indonesia dengan Singapura. KPK menilai perjanjian ekstradisi mempermudah pelacakan keberadaan Paulus Tannos dan Harun Masiku yang diduga berada di negeri singa tersebut.

"Kita sangat gembira dengan adanya perkembangan yang terakhir adalah telah dibuka perjanjian ekstradisi, kesepakatan kedua belah negara. Nah, ini yang jadi masalah mudah-mudahan perlintasan sudah mulai dibuka," ucap Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi Karyoto saat sesi tanya jawab jumpa pers terkait penahanan dua tersangka korupsi E-KTP di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (3/2/3/2022).

Baca juga: Soal Keberadaan Harun Masiku, KPK: Dari Interpol Belum Ada Laporan

Sayangnya, menurut Karyoto akses lintasan kini dibatasi akibat munculnya varian Omicron. Karyoto berjanji pasca dibukanya lintasan saat Omicron mereda, pelacakan PLS dan Harun Masiku akan segera ditindaklanjuti.



"Kalau ini sudah dibuka tentunya tidak hanya menyangkut PLS saja, nama-nama lain dalam catatan kami sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang). Kalau memang keberadaannya bisa dideteksi, ya akan kita cari yah termasuk Harun Masiku juga akan kita cari," jelas Karyoto menjawab pertanyaan wartawan.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK: Kenaikan Gaji Kepala...
KPK: Kenaikan Gaji Kepala Daerah Tak Menjamin Bakal Bebas Korupsi
Pengembalian Amplop...
Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana, KPK Terus Dalami Kasus HPT
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Kasus Dugaan Suap
Raja Juli Ngaku Diberi...
Raja Juli Ngaku Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing, KPK: Jadi Pengayaan Informasi Penyidik
Menhut Ngaku Sempat...
Menhut Ngaku Sempat Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing: Sudah Dikembalikan 17 Hari sebelum OTT
PAN Tak Beri Bantuan...
PAN Tak Beri Bantuan Hukum ke Bupati Langkat yang Kena OTT KPK, Viva Yoga: Tanggung Jawab Pribadi
KPK Tahan Bupati Kuantan...
KPK Tahan Bupati Kuantan Singingi dalam Kasus Dugaan Suap Jual Beli Jabatan
KPK Pajang Ducati Noel...
KPK Pajang Ducati Noel dan Aset Mewah Lain dari Kasus K3
Sinergi KPK dan BNN...
Sinergi KPK dan BNN dalam Raker Komisi III DPR Bahas Program 2027
Rekomendasi
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Sucofindo Dukung Inisiatif...
Sucofindo Dukung Inisiatif ABPEDNAS melalui Program Srikandi Jaga Desa
BEM Psikologi UI Sebut...
BEM Psikologi UI Sebut LGBT Bukan Penyimpangan, MUI: Kampus Harus Ajarkan Mental Spiritual
Berita Terkini
TikTok PHK Massal Karyawan...
TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi PHK Turun Tangan
Bukan Soal Gugatan Ditolak,...
Bukan Soal Gugatan Ditolak, Dharma Pongrekun: Perjuangan Saya Memastikan Kekuasaan Tetap Dibatasi Konstitusi
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Pakar Hukum Sebut Kasus...
Pakar Hukum Sebut Kasus Roy Suryo Tidak Memenuhi Syarat Deponering
Kapolri Lantik Kakorlantas...
Kapolri Lantik Kakorlantas Baru dan 6 Kapolda, Ini Daftarnya
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved