Buka Muktamar Pertama Nahdlatul Wathan, Jokowi Ingatkan Pentingnya SDM Berkualitas
Minggu, 30 Januari 2022 - 11:58 WIB
loading...
Presiden Jokowi memberikan sambutan dalam Muktamar ke-1 Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah, Minggu (30/1/2022).
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) meminta umat Islam meneladani pendiri Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah Tuan Guru Muhammad Zainuddin Abdul Madjid. Dia punya kepedulian terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui aspek pendidikan.
Hal tersebut disampaikan Jokowi saat membuka Muktamar ke-1 NWDI di YPH Pondok Pesantren Darunnahdlatain NWDI Pancor, Lombok Timur, NTB secara daring seperti yang disiarkan akun YouTube NWDI Media Center, Minggu (30/1/2022). "Mari kita bersama-sama mengingat dan mengenang jasa-jasa besar dari pendiri NWDI, Tuan Guru Muhammad Zainuddin Abdul Madjid," ujar Jkowi.
Baca juga: Damaikan Perselisihan Nahdlatul Wathan, Ditjen AHU: Bentuk Kehadiran Negara
Jokowi menyebutkan sosok Tuan Guru Muhammad Zainuddin Abdul Madjid tersebut dikenal bukan hanya sebagai pahlawan nasional yang telah berkontribusi besar pada bangsa dan negara, tapi sosok teladan yang juga memimpin kehidupan sosial masyarakat dan menjadi motor penggerak kemajuan umat.
"Para peserta muktamar yang saya hormati, Tuan Guru Muhammad Zainuddin Abdul Madjid adalah ulama besar yang visioner, karena sudah berpikir jauh ke depan bahwa untuk keluar dari kebodohan, ketertinggalan, dan keterbelakangan, kuncinya pada penguatan sumber daya manusia melalui jalur pendidikan," kata Joko Widodo.
sdm ber
Dengan mendirikan dan mengembangkan madrasah NWDI dan madrasah Nahdlatul Banat Diniyah Islamiyah (NBDI), Jokowi mengungkapkan atas jasa dan kepeloporan beliau, maka NWDI melahirkan lulusan pertama di 1941, sedangkan NBDI di 1949.
Hal tersebut disampaikan Jokowi saat membuka Muktamar ke-1 NWDI di YPH Pondok Pesantren Darunnahdlatain NWDI Pancor, Lombok Timur, NTB secara daring seperti yang disiarkan akun YouTube NWDI Media Center, Minggu (30/1/2022). "Mari kita bersama-sama mengingat dan mengenang jasa-jasa besar dari pendiri NWDI, Tuan Guru Muhammad Zainuddin Abdul Madjid," ujar Jkowi.
Baca juga: Damaikan Perselisihan Nahdlatul Wathan, Ditjen AHU: Bentuk Kehadiran Negara
Jokowi menyebutkan sosok Tuan Guru Muhammad Zainuddin Abdul Madjid tersebut dikenal bukan hanya sebagai pahlawan nasional yang telah berkontribusi besar pada bangsa dan negara, tapi sosok teladan yang juga memimpin kehidupan sosial masyarakat dan menjadi motor penggerak kemajuan umat.
"Para peserta muktamar yang saya hormati, Tuan Guru Muhammad Zainuddin Abdul Madjid adalah ulama besar yang visioner, karena sudah berpikir jauh ke depan bahwa untuk keluar dari kebodohan, ketertinggalan, dan keterbelakangan, kuncinya pada penguatan sumber daya manusia melalui jalur pendidikan," kata Joko Widodo.
sdm ber
Dengan mendirikan dan mengembangkan madrasah NWDI dan madrasah Nahdlatul Banat Diniyah Islamiyah (NBDI), Jokowi mengungkapkan atas jasa dan kepeloporan beliau, maka NWDI melahirkan lulusan pertama di 1941, sedangkan NBDI di 1949.
Lihat Juga :