Mahfud MD Kirim Tim ke Papua dan Maluku untuk Atasi Konflik Tanah

Sabtu, 29 Januari 2022 - 06:02 WIB
loading...
Mahfud MD Kirim Tim ke Papua dan Maluku untuk Atasi Konflik Tanah
Menko Polhukam Mahfud MD akan mengirimkan tim ke wilayah Timur Indonesia seperti Maluku dan Papua untuk mengatasi masalah pertanahan yang kerap berujung konflik. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD akan mengirimkan tim ke wilayah Timur Indonesia seperti Maluku dan Papua. Pengiriman tim tersebut agar masalah pertanahan yang berujung konflik dapat teratasi.

"Kami Kemenko Polhukam sendiri nanti membentuk tim karena masalah yang sama di berbagai tempat dari waktu ke waktu itu sebenarnya masalah pertanahan," kata Mahfud di Jakarta, Sabtu (29/1/2022).

Mahfud MD menuturkan, masalah di dua wilayah itu tidak bisa didiamkan begitu saja. Sebab, konflik terkait tanah sudah menjadi hal yang mendasar dan laten. "Di Papua juga ada masalah yang sangat mendasar dan laten itu masalah tanah. Di Maluku juga sehingga nanti saya akan segera mengirim tim ke sana," ungkapnya.

Baca juga: Haruku Membara, Bentrok 2 Desa Rumah Warga Dibakar Polisi Terluka

Mahfud belum membeberkan detil kapan tim itu akan berangkat dan siapa saja anggotanya. Kendati demikian, dia memastikan pemerintah akan mencarikan solusi penyelesaian tersebut dengan memastikan adanya kepastian hukum. "Kita akan mencoba mencari penyelesaian masalah tanah itu agar segera ada kepastian hukum. Bagaimana membangun kepastian hukum pertanahan di Papua dan di Maluku," tegasnya.

Baca juga: Antisipasi Bentrok Susulan, 3 Pleton Polisi-TNI Diterjunkan ke Haruku Maluku

Diberitakan sebelumnya, telah terjadi konflik antara dua negeri di Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, yakni Kariuw dan Ori, pada Rabu, 26 Januari 2022 dini hari. Peristiwa ini mengakibatkan tiga orang tewas dan dua lainnya terluka.

Saat ini, kondisi di dua wilayah itu telah kembali aman dan kondusif. Sejumlah aparat TNI-Polri yang bertugas pun membangun pos keamanan guna menyampaikan pesan damai kepada masyarakat dan mencegah bentrok susulan terjadi.

(cip)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1460 seconds (10.177#12.26)