Keputusan Koboi Inggris

Jum'at, 28 Januari 2022 - 15:21 WIB
loading...
A A A
Setiap keputusan tentu memiliki risiko. Banyak faktor memengaruhi. Bisa saja nanti ternyata efek Omicron justru luas dan fatal. Alasannya, data yang dikumpulkan terkait Omicron selama ini masih terbatas. Belum komprehensif, solid dan adekuat. Bisa saja nanti muncul varian baru yang lebih berat dari Omicron dan membuat vaksin amat berkurang kemanjurannya. Saat ini saja telah ada studi yang melaporkan bahwa dua dosis vaksin yang tersedia tidak cukup melawan Omicron. Makanya program booster digelar. Tujuannya untuk meng-cover Omicron yang cukup resisten terhadap vaksin. Artinya, banyak kemungkinan alternatif bisa terjadi.

Pemerintah Inggris tentu telah menghitung kemungkinan dan risiko ini. Mereka bukan negara “kaleng-kaleng”; mereka telah matur dalam menghadapi konflik termasuk wabah. Semua kemungkinan buruk tentu telah masuk hitungan mereka. Makanya mereka selalu datang dengan beragam plan; plan A, B atau C. Mereka juga sudah siap dengan beberapa exit-plan bila ternyata keputusan mereka saat tidak tepat. Artinya, keputusan mereka fleksibel, bisa berubah tergantung perkembangan epidemiologis, politik dan ekonomi. Perubahannya pun bisa saja dalam hitungan minggu atau bulan. Makanya, keputusan ini lebih tepat disebut keputusan koboi-plus. Berani, cepat, tanpa pikir panjang; namun bisa berubah sesuai kondisi.

Indonesia tidak perlu buru-buru ikut model Inggris. Apalagi sampai menyetop penggunaan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Alasannya, walaupun dilanda pandemi yang sama, kondisi epidemiologis Indonesia amat beda dengan Inggris. Di Indonesia, case fatality rate-nya masih 1,18%; lima kali lipat lebih tinggi dari Inggris. Cakupan vaksinasi dosis kedua juga masih 43% dari total populasi; jauh dari Inggris. Reproduction rate juga masih 2,12; lebih dua kali lipat dari Inggris. Dengan rate ini, seorang yang terinfeksi Covid-19 di Indonesia masih dapat menularkan kepada lebih dua orang lain. Dengan kondisi demikian apakah kita ingin menghentikan penggunaan masker dan menjaga jarak? Tentu saja tidak. Kalau itu dilakukan, sama dengan kita melakukan keputusan koboi. Benar-benar koboi.

(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Omicron Arcturus Terdeteksi,...
Omicron Arcturus Terdeteksi, Vaksin dan Prokes saat Mudik Lebaran Penting
Waspada! Covid Kraken...
Waspada! Covid Kraken Sudah Masuk ke Indonesia Lewat WN Polandia
Wapres Ungkap Tren Kasus...
Wapres Ungkap Tren Kasus Covid-19 Saat Ini Menurun
Waspadai Varian Siluman...
Waspadai Varian Siluman Covid-19
Awas! Varian Omicron...
Awas! Varian Omicron XBB Tercatat Kasus Tertinggi di 3 Negara, Salah Satunya Tetangga Indonesia
Subvarian Omicron XBB...
Subvarian Omicron XBB Muncul, Pemerintah Perlu Genjot Vaksin Booster
Varian Covid-19 Nimbus...
Varian Covid-19 Nimbus Menyebar di 22 Negara, Ini Gejala dan Risiko yang Harus Diwaspadai
Mengenal Varian Baru...
Mengenal Varian Baru Covid-19 NB.1.8.1 yang Merebak di 22 Negara
WHO: NB.1.8.1 Varian...
WHO: NB.1.8.1 Varian Baru Covid-19, Menyebar ke 22 Negara Termasuk Asia Tenggara
Rekomendasi
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved