Khofifah Dinilai Jago Moneter, Bisa Jadi Capres Alternatif
Rabu, 26 Januari 2022 - 20:28 WIB
loading...
A
A
A
Baca: Anies-Khofifah Pasangan Unik, Menarik, dan Serasi
Tahun lalu, inflasi di Jatim semakin terkendali. Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, mencatat pada Oktober 2021, Jatim mengalami inflasi 0,18 persen setelah bulan sebelumnya mengalami deflasi 0,11 persen. Di era pandemi Covid-19, indikator Kesehatan perekonomian dilihat dari besarnya produksi listrik.
"China yang katanya mau menjadi negara adi daya, produksi listriknya terseok-seok di era Covid-19, sementara itu Jatim produksi listrik di bawah kepemimpinan Khofifah terus menanjak tinggi," imbuhnya.
Saat Khofifah menjadi Gubernur Jatim pada 2019, lanjut Deni, produksi listrik meningkat menjadi 39,41 juta Mwh. Jauh di atas 2018 sebesar 37,86 Mwh. Sementara pada 2020, naik lagi menjadi 39,61 Mwh.
Baca: Senandung Salawat dan Yatiman di Jantung Nahdliyin
"Di era Khofifah, ubi jalar memiliki produktivitas yang sangat tinggi, yaitu sebesar 278,7 kw/ha dan produksinya juga meningkat menjadi 283,6 ribu ton tahun 2020, dari sebelumnya 236,3 ribu ton tahun 2019," katanya.
Sedangkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) selalu meningkat. Pada 2019 sebesar 71,5, di mana pada 2018 sebesar 70,77. Sedangkan 2020, IPM meningkat menjadi 71,71.
Peningkatan pertumbuhan IPM pada 2021, dipengaruhi membaiknya sejumlah indikator pembentuknya, baik indeks kesehatan, indeks pendidikan, maupun indeks pengeluaran per kapita per tahun yang disesuaikan. Tahun 2021, kata Deni, Indeks Pembangunan manusia Jatim meningkat lagi menjadi 72,14.
Tahun lalu, inflasi di Jatim semakin terkendali. Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, mencatat pada Oktober 2021, Jatim mengalami inflasi 0,18 persen setelah bulan sebelumnya mengalami deflasi 0,11 persen. Di era pandemi Covid-19, indikator Kesehatan perekonomian dilihat dari besarnya produksi listrik.
"China yang katanya mau menjadi negara adi daya, produksi listriknya terseok-seok di era Covid-19, sementara itu Jatim produksi listrik di bawah kepemimpinan Khofifah terus menanjak tinggi," imbuhnya.
Saat Khofifah menjadi Gubernur Jatim pada 2019, lanjut Deni, produksi listrik meningkat menjadi 39,41 juta Mwh. Jauh di atas 2018 sebesar 37,86 Mwh. Sementara pada 2020, naik lagi menjadi 39,61 Mwh.
Baca: Senandung Salawat dan Yatiman di Jantung Nahdliyin
"Di era Khofifah, ubi jalar memiliki produktivitas yang sangat tinggi, yaitu sebesar 278,7 kw/ha dan produksinya juga meningkat menjadi 283,6 ribu ton tahun 2020, dari sebelumnya 236,3 ribu ton tahun 2019," katanya.
Sedangkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) selalu meningkat. Pada 2019 sebesar 71,5, di mana pada 2018 sebesar 70,77. Sedangkan 2020, IPM meningkat menjadi 71,71.
Peningkatan pertumbuhan IPM pada 2021, dipengaruhi membaiknya sejumlah indikator pembentuknya, baik indeks kesehatan, indeks pendidikan, maupun indeks pengeluaran per kapita per tahun yang disesuaikan. Tahun 2021, kata Deni, Indeks Pembangunan manusia Jatim meningkat lagi menjadi 72,14.
Lihat Juga :