NU Anonim

Rabu, 26 Januari 2022 - 15:24 WIB
loading...
A A A
Kedua, orang NU yang enggan disebut sebagai orang NU. Menjadi orang NU, bagi tipe ini, meski ia sadar dirinya memang orang NU, seolah aib. Meski jumlahnya tidak banyak, tetapi ada model demikian, terutama orang NU yang berkarier di lingkungan yang menekankan profesionalitas. Atau ada juga orang yang sengaja menyembunyikan identitas ke-NU-annya untuk kepentingan pragmatis.

Sikap mengaku diri sebagai orang NU memang bukan suatu kewajiban, dan itu hak setiap individu. Namun, jika merefleksikan situasi sosial-politik kita, sikap “malu-malu” sebagai orang NU, merupakan langkah mundur. Mengapa demikian?

NU, terutama pasca-Reformasi 1998, telah mengalami transformasi yang sangat pesat di semua lini kehidupan. Hal ini terjadi selain lantaran iklim politik yang sehat, dan itu dimanfaatkan oleh NU—juga tidak bisa dilepaskan dari peran aktor-aktor tertentu, seperti oleh almarhum KH Abdurahman Wahid alis Gus Dur. Jendela dunia telah dibuka oleh Gus Dur, dan dengan itu warga nahdliyin pada akhirnya sadar diri bahwa sikap dan tradisi orang-orang NU sangat berarti dan adaptif di tengah pusaran zaman.

NU secara politik, melalui tokoh-tokohnya, ikut terlibat dalam masa transisi, dari Orde Baru ke Reformasi. Sejak itu dan hingga sekarang, NU tampil pede mengekpresikan ragam pandangan keagamaan, politik, sosial-budaya, dan sebagainya, untuk berkontribusi positif dalam mengisi rumah besar bernama Indonesia ke arah yang lebih baik.

“Orang Luar NU”
Ketiga, tipe orang NU “seperempat matang”. Artinya, kalau pun ia orang NU, sebagai “NU dadakan”, “NU muallaf”, hasil dari semacam pelatihan kader yang diselenggarakan oleh lembaga NU; atau ada orang tertentu yang tiba-tiba dihadiahi Kartanu; termasuk dipakaikan baju seragam (dan atribut-atribut lain) Ansor/Banser.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Keresahan Warga NU Menguat,...
Keresahan Warga NU Menguat, Mubes DIY Desak PBNU Kembali ke Khittah
Nahdliyin Muda Batang:...
Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
Al-Hamidiyah Innovation...
Al-Hamidiyah Innovation Showcase 2026: Ajang Inovasi dan Kreativitas Generasi Masa Depan
PCNU Cirebon Ajukan...
PCNU Cirebon Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
Rekomendasi
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Berita Terkini
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
SGU-Endress+Hauser Kembangkan...
SGU-Endress+Hauser Kembangkan Talenta melalui Beasiswa, Magang, dan Program Vokasi
KPK Buka Peluang Periksa...
KPK Buka Peluang Periksa Pihak BPK, Dalami Peran Eks Staf Ahli Bobby Adhityo Rizaldi
Kisah Kasus Nadiem Dalam...
Kisah Kasus Nadiem Dalam Perkara Korupsi
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya...
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Hari Ini
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved