Pemilu 2024 Tak Jadi 21 Februari, PKS: Apa karena 212?
Senin, 24 Januari 2022 - 20:17 WIB
loading...
Anggota Komisi II DPR Fraksi PKS, Mardani Ali Sera mengatakan bahwa penjelasan ini sangat penting sebagai bentuk edukasi kepada publik. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merasa bersyukur telah tercapainya kesepakatan antara pemerintah dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) jadwal pelaksanaan Pemilu 2024 digelar pada tanggal 14 Februari. Namun, PKS meminta pemerintah dan KPU memberikan penjelasan kepada publik terkait perubahan tanggal yang semula diusulkan 21 Februari itu.
Anggota Komisi II DPR Fraksi PKS, Mardani Ali Sera mengatakan bahwa penjelasan ini sangat penting sebagai bentuk edukasi kepada publik. Mengingat, sebelumnya publik sudah mengetahui kabar bahwa Pemilu 2024 digelar 21 Februari. Baca juga: Pemerintah-KPU Masih Belum Sepakat Soal Masa Kampanye Pemilu 2024
"Kenapa angka 14 Februari yang kita ambil. Saya sudah ditanya wartawan apa 21 Februari (ada isu) 212 apa 14 Februari itu ada Valentine, saya bilang pasti ada jawaban yang lebih ilmiah dibanding itu," ujar Mardani dalam rapat di Gedung Nusantara, Jakarta, Senin (24/1/2022).
Oleh karena itu, Ketua DPP PKS itu meminta di forum ini, pemerintah maupun penyelenggara Pemilu untuk menjelaskan secara terbuka kepada publik. Baca juga: Komisi II Setujui Usulan Pemerintah-KPU Pemilu 2024 Digelar 14 Februari
"Dan ini juga menjelaskan kalau di luaran banyak isu mundur Pemilu saya secara tegas mengatakan kita semua sepakat 2024 sesuai konstitusi Pemilu per lima tahun," jelasnya.
Anggota Komisi II DPR Fraksi PKS, Mardani Ali Sera mengatakan bahwa penjelasan ini sangat penting sebagai bentuk edukasi kepada publik. Mengingat, sebelumnya publik sudah mengetahui kabar bahwa Pemilu 2024 digelar 21 Februari. Baca juga: Pemerintah-KPU Masih Belum Sepakat Soal Masa Kampanye Pemilu 2024
"Kenapa angka 14 Februari yang kita ambil. Saya sudah ditanya wartawan apa 21 Februari (ada isu) 212 apa 14 Februari itu ada Valentine, saya bilang pasti ada jawaban yang lebih ilmiah dibanding itu," ujar Mardani dalam rapat di Gedung Nusantara, Jakarta, Senin (24/1/2022).
Oleh karena itu, Ketua DPP PKS itu meminta di forum ini, pemerintah maupun penyelenggara Pemilu untuk menjelaskan secara terbuka kepada publik. Baca juga: Komisi II Setujui Usulan Pemerintah-KPU Pemilu 2024 Digelar 14 Februari
"Dan ini juga menjelaskan kalau di luaran banyak isu mundur Pemilu saya secara tegas mengatakan kita semua sepakat 2024 sesuai konstitusi Pemilu per lima tahun," jelasnya.
(kri)
Lihat Juga :