Berkas Perkara Lengkap, Ferdinand Hutahaean Segera Diadili
Senin, 24 Januari 2022 - 16:15 WIB
loading...
Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan bahwa berkas perkara kasus dugaan ujaran kebencian bermuatan SARA yang menjerat Ferdinand Hutahaean telah lengkap atau P21. Foto/Antara
A
A
A
JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan bahwa berkas perkara kasus dugaan ujaran kebencian bermuatan SARA yang menjerat Ferdinand Hutahaean telah lengkap atau P21.
"Sudah dinyatakan lengkap oleh JPU," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (24/1/2022). Baca juga: Penampakan Ferdinand Hutahaean Berompi Merah di Kejari Jakpus
Ramadhan mengungkapkan setelah berkas penyidikan dinyatakan lengkap, nantinya Polri akan berkoordinasi dengan kejaksaan terkait dengan penyerahan barang bukti dan tersangka.
Proses pelimpahan tahap II tersebut, nantinya akan ditindaklanjuti dengan persiapan Ferdinand Hutahaean segera diadili dalam proses persidangan atas perkara yang menjeratnya.
"Dan akan dilimpahkan tahap kedua," kata Ramadhan dengan tak memberikan kepastian pelimpahan tahap II itu.
Di sisi lain, Ramadhan menyebut penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri sampai dengan saat ini belum menerima surat permohonan penangguhan penahanan dari pihak Ferdinand Hutahaean.
"Sudah dinyatakan lengkap oleh JPU," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (24/1/2022). Baca juga: Penampakan Ferdinand Hutahaean Berompi Merah di Kejari Jakpus
Ramadhan mengungkapkan setelah berkas penyidikan dinyatakan lengkap, nantinya Polri akan berkoordinasi dengan kejaksaan terkait dengan penyerahan barang bukti dan tersangka.
Proses pelimpahan tahap II tersebut, nantinya akan ditindaklanjuti dengan persiapan Ferdinand Hutahaean segera diadili dalam proses persidangan atas perkara yang menjeratnya.
"Dan akan dilimpahkan tahap kedua," kata Ramadhan dengan tak memberikan kepastian pelimpahan tahap II itu.
Di sisi lain, Ramadhan menyebut penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri sampai dengan saat ini belum menerima surat permohonan penangguhan penahanan dari pihak Ferdinand Hutahaean.
Lihat Juga :