Omicron Merebak, Wapres Minta Vaksin Buatan Dalam Negeri Dirampungkan
Senin, 24 Januari 2022 - 15:43 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut Wapres juga ingin adanya percepatan dan perkuatan tracing pada masyarakat. Terlebih, dengan adanya peningkatan penyebaran melalui transmisi lokal.
“Terkait dengan peningkatan jumlah tes, tracing, mengingat mereka yang terpapar varian Omicron ini kebanyakan OTG (Orang Tanpa Gejala) dan juga orang yang komorbid, sakit ringan, ini berpotensi besar untuk memicu penularan berkelanjutan di masyarakat,” jelas Ma'ruf.
Sebagai informasi, kasus Covid-19 di Indonesia mulai meningkat. Kondisi ini diperparah dengan masuknya varian Omicron. Pemerintah memperkirakan puncak kasus Omicron akan terjadi pada awal Februari 2022.
Per Minggu 23 Januari 2022, kasus positif Covid-19 di Indonesia bertambah 2.925. Dengan adanya penambahan itu jumlah kasus corona secara nasional sebanyak 4.286.378. Baca juga: Omicron di Indonesia Mulai Merebak, Menkes Budi Ngaku Sudah Siap Hadapi Lonjakan
Sementara itu kasus sembuh tercatat ada 712 kasus sehingga totalnya menjadi 4.123.267. Kemudian kasus meninggal bertambah 14 sehingga totalnya sebanyak 144.220. Kasus aktif Covid-19 bertambah 2.199 dan akumulasinya sebesar 18.891.
“Terkait dengan peningkatan jumlah tes, tracing, mengingat mereka yang terpapar varian Omicron ini kebanyakan OTG (Orang Tanpa Gejala) dan juga orang yang komorbid, sakit ringan, ini berpotensi besar untuk memicu penularan berkelanjutan di masyarakat,” jelas Ma'ruf.
Sebagai informasi, kasus Covid-19 di Indonesia mulai meningkat. Kondisi ini diperparah dengan masuknya varian Omicron. Pemerintah memperkirakan puncak kasus Omicron akan terjadi pada awal Februari 2022.
Per Minggu 23 Januari 2022, kasus positif Covid-19 di Indonesia bertambah 2.925. Dengan adanya penambahan itu jumlah kasus corona secara nasional sebanyak 4.286.378. Baca juga: Omicron di Indonesia Mulai Merebak, Menkes Budi Ngaku Sudah Siap Hadapi Lonjakan
Sementara itu kasus sembuh tercatat ada 712 kasus sehingga totalnya menjadi 4.123.267. Kemudian kasus meninggal bertambah 14 sehingga totalnya sebanyak 144.220. Kasus aktif Covid-19 bertambah 2.199 dan akumulasinya sebesar 18.891.
(kri)
Lihat Juga :