Jenazah Positif Corona Masih Bisa Menularkan Virus
Kamis, 11 Juni 2020 - 14:10 WIB
loading...
A
A
A
Zubairi menerangkan salah satu kesulitan penanggulangan Covid-19 ini adalah masalah perilaku masyarakat. Perilaku ini kadang mempengaruhi satu tempat dengan yang lain. Dalam sepekan terakhir, masyarakat mengambil paksa jenazah di empat rumah sakit (RS) di Makassar, yakni Dadi, Labuang Baji, Bhayangkara, dan Stella Maris.
Di Manado dan Bekasi terjadi hal serupa di RS Pancaran Kasih dan Mekar Sari. Belakangan setelah hasil swab keluar, jenazah di Manado dinyatakan positif Covid-19. Untuk kasus di Bekasi, dinyatakan negatif. Sementara itu, ada lima orang yang ikut mengambil paksa jenazah di Makassar itu positif Covid-19.
Zubairi mengungkapkan pembukaan paksa peti dan plastik jenazah pernah terjadi di Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim). Setelahnya, ada 15 orang dinyatakan positif Covid-19. “Itu muncul klaster baru,” ucapnya.
Dia menduga masyarakat percaya jenazah pasien Covid-19 itu sudah tidak ada virusnya. Padahal, katanya, virus Sars Cov-II tidak semudah itu mati. “Masih bisa beberapa hari ada di sana dan tetap menular,” terangnya.
PB IDI mendorong pemerintah agar melibatkan tokoh agama dan masyarakat dalam setiap pengumuman data terbaru tentang jumlah kasus positif Covid. Masyarakat, menurutnya, lebih percaya pada tokoh-tokoh itu. Hal ini untuk mencegah tindakan pengambilan paksa jenazah PDP atau positif Covid-19 lagi.
Di Manado dan Bekasi terjadi hal serupa di RS Pancaran Kasih dan Mekar Sari. Belakangan setelah hasil swab keluar, jenazah di Manado dinyatakan positif Covid-19. Untuk kasus di Bekasi, dinyatakan negatif. Sementara itu, ada lima orang yang ikut mengambil paksa jenazah di Makassar itu positif Covid-19.
Zubairi mengungkapkan pembukaan paksa peti dan plastik jenazah pernah terjadi di Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim). Setelahnya, ada 15 orang dinyatakan positif Covid-19. “Itu muncul klaster baru,” ucapnya.
Dia menduga masyarakat percaya jenazah pasien Covid-19 itu sudah tidak ada virusnya. Padahal, katanya, virus Sars Cov-II tidak semudah itu mati. “Masih bisa beberapa hari ada di sana dan tetap menular,” terangnya.
PB IDI mendorong pemerintah agar melibatkan tokoh agama dan masyarakat dalam setiap pengumuman data terbaru tentang jumlah kasus positif Covid. Masyarakat, menurutnya, lebih percaya pada tokoh-tokoh itu. Hal ini untuk mencegah tindakan pengambilan paksa jenazah PDP atau positif Covid-19 lagi.
(maf)
Lihat Juga :